Kapan Sebenarnya Waktu Gym Terbaik Saat Puasa?
VIVASoccer - Banyak Muslim aktif kebugaran mempertanyakan apakah gym pagi saat berpuasa di bulan Ramadan aman dan efektif.
Menurut sejumlah dokter dan pakar kesehatan olahraga, jawabannya tergantung pada tujuan latihan, intensitas olahraga, dan kemampuan tubuh beradaptasi selama puasa panjang tanpa asupan makanan atau cairan.
Kondisi Tubuh Selama Puasa dan Risiko Olahraga Pagi
Berolahraga di pagi hari setelah sahur (pagi setelah makan pra-puasa) memang boleh dilakukan.
Dokter spesialis olahraga menjelaskan bahwa saat pagi energi tubuh masih relatif tersedia dari asupan sahur, tetapi risiko dehidrasi tetap tinggi karena sumber cairan terbatas sampai waktu berbuka.
Oleh karena itu, jika memilih latihan pagi, intensitas harus rendah hingga sedang saja, seperti gym dengan AC, stretching, atau latihan mobilitas ringan.
Namun, latihan yang terlalu intens di pagi puasa, terlebih yang memicu banyak keringat, memiliki risiko menurunkan performa serta menyebabkan pusing dan lemas karena cairan tubuh belum sepenuhnya pulih dari puasa panjang.
1. Sore Jelang Buka Puasa
Waktu ini menjadi pilihan populer bagi banyak yang berpuasa karena tubuh sudah menjalani hampir seluruh hari tanpa makanan atau minuman.
Olahraga ringan sampai sedang, seperti jalan cepat atau jogging ringan, dapat dilakukan menjelang berbuka, dengan keuntungan bahwa setelah sesi selesai segera bisa minum dan pulihkan energi.
Dokter menyarankan menghindari aktivitas fisik yang sangat berat menjelang buka puasa, terutama pada minggu pertama Ramadan, karena energi dan kadar gula tubuh sudah turun signifikan.
2. Sesudah Berbuka Puasa
Inilah waktu yang direkomendasikan secara luas oleh pakar kesehatan. Tubuh sudah menerima asupan nutrisi dan cairan, sehingga performa latihan dapat lebih optimal dan risiko dehidrasi/kelelahan dapat diminimalkan. Intensitas bisa menengah hingga agak tinggi dengan durasi yang tetap terukur (30–60 menit).
3. Malam Hari (Setelah Tarawih)
Latihan ringan hingga sedang setelah Isya atau tarawih juga bisa menjadi pilihan alternatif, terutama untuk yang sibuk di siang hari atau ingin menjaga kebugaran tanpa mengganggu waktu puasa.
Namun dokter mengingatkan, usahakan latihan selesai beberapa jam sebelum tidur agar kualitas istirahat tidak terganggu.