Usung Wastra Nusantara, Studio TUI Rilis Koleksi Busana 'Setengah Dekade'

Studio TUI Tampilkan Busana Bermotif Etnik
Sumber :
  • Istimewa

 

img_title Giovani Savarese Puji Kualitas Persib, Melbourne Victory Siap Tempur di Si Jalak Harupat

 

VIVALifestyle – Merek busana lokal Studio TUI memperingati hari jadinya yang ke-5 dengan menggelar peragaan busana bertajuk “Setengah Dekade”. Acara tersebut berlangsung di Bengkel Space, Fairground SCBD, Jakarta Selatan, pada Jumat (13/9). 

img_title Julio Cesar Ungkap Tantangan Besar Persib Lawan Melbourne Victory

Dalam momentum ini, pihak label meluncurkan rancangan busana terbaru yang mengintegrasikan berbagai unsur kain tradisional Indonesia. Perhelatan yang mempertemukan elemen mode, seni, dan musik tersebut dihadiri oleh sejumlah figur publik. 

Penyanyi Raisa hadir mengisi sesi pertunjukan musik, sementara Patricia Gouw dan Ankatama bertindak sebagai pembawa acara sepanjang peragaan mode.

img_title Catat! Link Live Streaming Persib vs Melbourne Victory

Dalam koleksi "Setengah Dekade", Studio TUI menampilkan rancangan busana yang menggabungkan kain tradisional dari beberapa daerah di Indonesia. Unsur desain yang dihadirkan mencakup motif lurik Jawa, endek Bali, sutra Bugis, dan tenun Jepara.

Co-Founder Studio TUI, Hani Kenisha, menjelaskan bahwa eksplorasi visual ini berfokus pada pengolahan kain etnik menjadi pakaian berpotongan modern. Motif-motif tradisional tersebut dirangkai ke dalam bentuk siluet yang disesuaikan dengan kebutuhan mode harian perempuan.

"Koleksi ini mempertemukan berbagai karakter kain daerah ke dalam satu kesatuan desain," ujar Hani di lokasi acara, Jumat (13/9).

Pihak perancang memanfaatkan tekstur dan karakteristik unik dari masing-masing jenis tenun untuk menghasilkan variasi pakaian siap pakai (ready-to-wear). 

Perpaduan tersebut dirancang guna merepresentasikan keragaman material tekstil lokal dalam bentuk yang lebih dinamis.

Pertumbuhan Usaha dan Komunitas Pengguna

Selain memperkenalkan lini pakaian terbaru, acara di SCBD ini difungsikan sebagai wadah pertemuan antara pengelola label, mitra kerja, dan konsumen. 

Studio TUI mengawali operasional usahanya lima tahun lalu yang diinisiasi oleh dua orang pendiri, yakni Jos Acha dan Hani Kenisha.

Jos Acha menyatakan bahwa perkembangan operasional merek selama lima tahun tidak terlepas dari partisipasi aktif komunitas pelanggan yang dijuluki Tui Babes. 

Komunitas ini menjadi konsumen utama yang rutin menggunakan produk sekaligus memberikan masukan pengembangan desain.

"Kegiatan ini menjadi momentum apresiasi bagi para pihak yang terlibat dalam perjalanan operasional kami selama lima tahun terakhir," kata Acha.

Melalui peragaan mode ini, pihak manajemen merencanakan penguatan ekspansi bisnis untuk lini produk mendatang. Fokus pengembangan usaha ke depan akan diarahkan pada kolaborasi desain tambahan serta perluasan jangkauan pasar berbasis komunitas pelanggan.