Tips Masak Nasi Rendah Gula, Solusi Aman untuk Pejuang Diet dan Diabetes
- id.pinterest.com
VIVASoccer – Nasi adalah makanan pokok yang sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari, terutama di Indonesia.
Namun, bagi sebagian orang yang sedang menjalani program diet atau memiliki riwayat diabetes, konsumsi nasi putih seringkali menjadi kekhawatiran karena indeks glikemik yang tinggi.
Indeks glikemik ini dapat menyebabkan kenaikan kadar gula darah secara drastis setelah makan.
Kabar baiknya, para ahli gizi telah menemukan berbagai cara jitu untuk mengolah nasi putih menjadi lebih sehat.
Dengan metode yang tepat, Anda bisa menikmati nasi yang pulen dan lezat, namun dengan kandungan pati serta gula yang lebih rendah.
Strategi Mengolah Nasi agar Lebih Sehat
Menurut para ahli, ada tiga strategi utama yang dapat diterapkan di rumah untuk mengubah struktur nasi menjadi lebih sehat:
- Pencucian dan Perendaman
Langkah awal yang krusial adalah membilas beras secara berulang hingga airnya jernih. Proses ini bertujuan untuk menghilangkan kotoran dan kelebihan pati yang bisa membuat nasi lengket.
Selain itu, merendam beras selama 30 menit hingga satu jam, terutama untuk beras merah atau cokelat, membantu proses pematangan dan mengurangi kandungan pati larut air.
- Penambahan Minyak Kelapa
Trik yang sangat direkomendasikan adalah menambahkan sekitar 3% minyak kelapa dari berat beras saat memasak.
Menurut penelitian dari Sri Lanka, penambahan minyak kelapa dapat mengubah struktur pati menjadi pati resisten.
Pati resisten ini tidak dapat dicerna oleh tubuh, sehingga tidak menghasilkan gula dan secara signifikan mengurangi jumlah kalori yang diserap.
- Pendinginan dan Pemanasan Kembali
Setelah nasi matang, dinginkan selama 12 hingga 24 jam di kulkas, lalu panaskan kembali sebelum disajikan.
Proses ini akan mengubah pati dalam nasi menjadi pati resisten, menjadikannya lebih berserat dan mengurangi kalori yang diserap tubuh.
Pilihan Beras dan Metode Tradisional
Selain teknik pengolahan, pemilihan jenis beras juga sangat memengaruhi nilai gizi. Mengganti nasi putih dengan beras merah, beras cokelat, atau beras hitam adalah pilihan cerdas.
Jenis beras ini memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dan indeks glikemik yang lebih rendah, sehingga lebih aman bagi penderita diabetes dan mereka yang sedang diet.
Metode memasak tradisional, seperti mengukus nasi, juga terbukti efektif. Mengukus nasi dengan dandang dapat memisahkan air tajin yang kaya akan pati dan gula.
Proses ini mirip dengan cara kerja rice cooker low-carbo dan secara signifikan mengurangi kadar pati serta gula total pada nasi.
Dengan menerapkan tips-tips sederhana ini, Anda bisa menikmati nasi dengan lebih tenang, tanpa khawatir akan dampak negatifnya bagi kesehatan.
Pilihan cerdas dalam mengolah dan memilih bahan makanan adalah kunci untuk hidup lebih sehat.*