Obesitas Bukan Penyebab Utama Penyakit, Kehilangan Massa Otot Lebih Berbahaya

Ilustrasi Gym
Sumber :

Soccer – Pakar kebugaran Indonesia, Ade Rai, menegaskan bahwa obesitas kerap difitnah sebagai penyebab utama meningkatnya klaim penyakit di BPJS Kesehatan.

Mengapa Cepat Lapar Setelah Makan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Menurutnya, akar masalah sebenarnya justru terletak pada hilangnya massa otot (sarkopenia).

Ade Rai menjelaskan, tubuh manusia ibarat perusahaan dengan lima pemegang saham: pembuluh darah, organ tubuh, tulang, otot, dan lemak. 

10 Protein Terbaik untuk Kesehatan dan Diet, Nomor 5 Sering Disalahpahami!

Ilustrasi Masa Otot

Photo :
  • -

Ketika otot tidak dilatih, tulang melemah, gerak berkurang, lemak meningkat, dan akhirnya membebani jantung serta pembuluh darah. 

Tidur Siang Cuman Buat Orang Miskin? Ini Kata Dokter Tirta!

Kondisi ini memicu berbagai penyakit degeneratif seperti diabetes tipe 2, hipertensi, stroke, hingga kanker. Ia menegaskan bahwa obesitas hanyalah akibat, bukan penyebab utama.

Latihan beban menjadi solusi penting karena mampu meningkatkan massa otot, memperkuat tulang, menurunkan kadar gula darah, hingga menjaga kesehatan otak. 

Bahkan, olahraga angkat beban juga berperan dalam mencegah demensia, Parkinson, dan Alzheimer.

“Kunci faktor bahwa permasalahan daripada kesehatan di Indonesia tidak semata-mata karena obesitas, tapi kebanyakan masyarakat di Indonesia kehilangan masa ototnya. Yuk, kita mulai latihan beban.” kata Ade Rai.**