Durasi Olahraga Maksimal Saat Puasa yang Disarankan Dokter

Ilustrasi Olahraga
Sumber :

VIVASoccer - Menjaga kebugaran tubuh di bulan Ramadan tetap penting meskipun sedang berpuasa. Menurut pakar kesehatan, olahraga tetap boleh dilakukan saat puasa, namun ada durasi dan intensitas optimal yang harus diperhatikan agar tidak membahayakan kesehatan.

img_title David Nascimento Puas, Timnas Indonesia U-17 Tampil Baik Jelang Piala Asia 2027

Pakar Kesehatan Sarankan Durasi Maksimal 30–45 Menit

dr. Agil Wahyu Wicaksono, M.Biomed dari Fakultas Kedokteran dan Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB) menyatakan bahwa olahraga saat berpuasa sebenarnya aman selama dilakukan dengan intensitas ringan hingga sedang. 

img_title Pemerintah Perkuat Dukungan untuk Timnas, Prabowo Bidik Kualifikasi Piala Dunia 2030

Durasi yang direkomendasikan sekitar 30–45 menit per sesi. Olahraga yang melebihi durasi ini dapat memperbesar risiko dehidrasi dan penurunan kadar gula darah yang berbahaya.

Selain itu, panduan dari Johns Hopkins Aramco Healthcare menekankan bahwa selama Ramadan, prioritas latihan sebaiknya bukan untuk mengejar performa tinggi, melainkan mempertahankan kebugaran dan fungsi tubuh. 

img_title Ancelotti Optimistis Brasil Akhiri Puasa Gelar 24 Tahun di Piala Dunia 2026

Dilansir dari jhah.com, pakar menyarankan untuk mengurangi intensitas latihan hingga 20–30 persen dan membatasi durasi antara 30–45 menit ketimbang sesi panjang seperti di hari biasa.

Waktu Terbaik Berolahraga Saat Puasa

Pemilihan waktu olahraga berpengaruh besar terhadap kenyamanan dan efektivitasnya yaitu menjelang buka puasa (15–30 menit sebelum iftar) dapat menjadi waktu yang efektif karena tubuh akan segera menerima cairan dan nutrisi. 

Setelah berbuka puasa (1–2 jam setelah iftar) Ini dianggap sebagai waktu terbaik untuk latihan intensitas sedang hingga lebih berat karena tubuh sudah terhidrasi dan terisi energi.

Setelah sahur (sebelum imsak) Bisa dipilih untuk olahraga ringan, namun risiko dehidrasi lebih tinggi karena masih lama sebelum berbuka.

Jenis Latihan yang Disarankan

Selain durasi, jenis olahraga yang dipilih juga harus disesuaikan dengan kondisi tubuh yang berpuasa. 

Aktivitas berkebutuhan energi tinggi sebaiknya dilakukan di luar jam puasa (setelah iftar atau sebelum sahur), sementara selama puasa dianjurkan aktivitas dengan intensitas rendah sampai sedang.

Seperti jalan cepat atau jogging ringan, yoga atau peregangan, latihan kekuatan ringan, bersepeda santai. Jenis-jenis ini membantu mempertahankan massa otot dan sirkulasi tanpa memicu kelelahan ekstrem. 

Risiko Olahraga Terlalu Lama Saat Puasa

Melakukan olahraga lebih dari 45 menit saat puasa tanpa asupan cairan dapat meningkatkan risiko dehidrasi berat, hipoglikemia (gula darah rendah), kelelahan ekstrem dan penurunan kinerja kerja dan fokus sehari-hari.

Halaman Selanjutnya
img_title