Benarkah Kulit Ayam Bisa Sebabkan Kanker? Ini Penjelasan Dokter
VIVASoccer – Gaya hidup sehat menjadi tren yang sedang marak di masyarakat untuk lebih hidup seimbang, tren ini banyak dilakukan oleh Gen Z dan Milenial.
Namun, banyak sekali mitos yang beredar di masyarakat mengenai makanan yang berepotensi kanker.
Dalam sebuah sesi tanya jawab kesehatan di bulan Ramadan, dokter Tirta menjawab pertanyaan netizen terkait mitos makanan dan penyakit. Salah satunya adalah anggapan bahwa konsumsi kulit ayam dapat menyebabkan kanker.
Kulit Ayam
- -
Menurut dokter Tirta, kulit ayam memang mengandung lemak tinggi yang bisa memengaruhi kadar trigliserida jika dikonsumsi berlebihan.
Selain itu, proses memasak yang membakar kulit hingga gosong bisa memunculkan zat karsinogenik yang berisiko memicu kanker.
Namun, jika dikonsumsi dalam jumlah wajar dan tidak dibakar hingga hitam, kulit ayam tidak langsung menyebabkan kanker.
Ia menegaskan, kanker merupakan penyakit kompleks dengan penyebab yang tidak sepenuhnya diketahui. Sekitar 50% kasus kanker masih bersifat idiopatik atau tanpa penyebab jelas.
Hanya sebagian kecil yang dapat dipastikan faktor risikonya, seperti kanker paru akibat asap rokok, kanker kulit karena paparan sinar matahari berlebih, atau kanker tulang akibat cedera kronis.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi menakut-nakuti seputar makanan.
“Jadi teman-teman jangan mempercaya info tuh sekilas-sekilas gitu loh. Makan kulit bikin kanker, telur ceplok bikin kanker, apalah kalau kayak gitu enggak makan kalian lama-lama. Dikit-dikit kanker, dikit-dikit kanker,” jelasnya.**