Cedera Hamstring, Ismael Saibari Absen di Perempat Final Piala Dunia 2026

Cedera Hamstring, Ismael Saibari
Sumber :
  • Pinterest

 

img_title Mbappe Raih Golden Boot Piala Dunia 2026, Messi Gagal Kejar di Final

VIVA Soccer – Maroko dipastikan kehilangan salah satu pemain terbaiknya saat menghadapi Prancis pada perempat final Piala Dunia 2026. Gelandang serang Ismael Saibari dipastikan absen karena belum pulih dari cedera hamstring yang dialaminya pada babak 16 besar.

Kepastian tersebut disampaikan pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi, sehari sebelum pertandingan melawan Les Bleus yang akan berlangsung Jumat (10/7/2026) dini hari WIB. Meski mayoritas pemain berada dalam kondisi prima, Saibari dinilai belum siap kembali merumput.

img_title Mengapa Fans Barcelona Jadi yang Paling Bahagia di Final Piala Dunia 2026?

"Semua pemain berada dalam kondisi 100 persen, kecuali Saibari. Pertandingan ini datang terlalu cepat baginya, tetapi saya berharap dia tidak harus mengakhiri turnamen lebih awal," ujar Ouahbi dalam konferensi pers.

Absennya pemain berusia 24 tahun itu menjadi kehilangan besar bagi Atlas Lions. Sepanjang turnamen, Saibari merupakan salah satu motor serangan Maroko yang paling konsisten, baik dalam membangun permainan maupun menciptakan peluang.

img_title Tanpa Kane dan Bellingham, Inggris Justru Menggila Libas Prancis 6-4

Kehilangan Pemain Kunci di Momen Penentuan

Cedera Saibari terjadi ketika Maroko mengalahkan Kanada 3-0 pada babak 16 besar. Ia terpaksa meninggalkan lapangan lebih awal setelah mengalami masalah pada otot hamstring.

Sebelum cedera, gelandang yang baru bergabung dengan Bayern Munchen dari PSV Eindhoven itu tampil impresif di Piala Dunia 2026. Ia mencetak gol dalam tiga pertandingan fase grup dan turut menjadi penentu kelolosan Maroko ketika sukses mengeksekusi penalti dalam adu tos-tosan melawan Belanda pada babak 32 besar.

Statistik tersebut menunjukkan betapa pentingnya peran Saibari. Selain produktif, ia juga menjadi penghubung lini tengah dengan lini depan melalui mobilitas tinggi dan kemampuan menusuk dari lini kedua.

Tanpa dirinya, kreativitas serangan Maroko diperkirakan akan sedikit berkurang, terutama saat menghadapi Prancis yang dikenal memiliki lini tengah solid dengan organisasi permainan yang disiplin.

Rahimi Berpeluang Mengisi Kekosongan

Mohamed Ouahbi diyakini akan memberikan kepercayaan kepada Soufiane Rahimi untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Saibari.

Rahimi sebenarnya sudah memberi sinyal positif saat masuk sebagai pemain pengganti menghadapi Kanada. Penyerang berpengalaman itu langsung menyumbang satu gol sekaligus membantu Maroko mengamankan kemenangan meyakinkan.

Meski memiliki karakter berbeda dengan Saibari, Rahimi menawarkan naluri mencetak gol yang tajam. Kehadirannya bisa membuat Maroko mengubah pendekatan taktik dengan bermain lebih langsung melalui kecepatan serangan balik.

Halaman Selanjutnya
img_title