Roma Vs Inter Memanas, Ini 3 Fakta yang Bikin Laga Sulit!

Inter Milan
Sumber :
  • Pinterest

VIVASoccer – AS Roma dan Inter Milan sama-sama mengawali Serie A 2026/27 dengan empat kemenangan beruntun. Pertemuan di Stadion Olimpico, Sabtu (19/9/2026), menjadi duel pertama yang dapat memutus catatan sempurna salah satu dari mereka.

img_title Umuh Muchtar Puji Kinerja Polisi Tangkap Pelaku Kasus Kematian Bobotoh

Kedua tim sama-sama mengoleksi 12 poin setelah empat pertandingan. Perbedaannya terlihat pada cara mereka mencapai angka tersebut, terutama ketika membandingkan produktivitas dan pertahanan.

Roma telah mencetak 12 gol dan hanya sekali kemasukan. Inter lebih produktif dengan 13 gol, tetapi sudah enam kali kebobolan.

img_title Igor Tolic Ungkap Posisi Uilliam Barros di Persib, Balsa Sekulic Masih Jadi Andalan

Angka itu membuat duel di Olimpico menarik karena mempertemukan pertahanan paling sulit ditembus dengan tim yang sejauh ini menghasilkan gol lebih banyak.

Roma membawa pertahanan yang sulit ditembus

img_title Persib Wajib Waspada! Sosok Pengganti Juan Mata ini Bisa Jadi Ancaman

Roma datang setelah menang 2-0 atas Torino pada pertandingan sebelumnya. Donyell Malen dan Niccolò Pisilli menjadi pencetak gol dalam kemenangan tersebut.

Kemenangan itu juga memperpanjang start sempurna pasukan Gian Piero Gasperini. Dari empat laga, Roma menghasilkan 12 gol dan baru kebobolan satu gol.

Produktivitas Roma tidak hanya bertumpu pada satu pemain. Malen dan Paulo Dybala menjadi bagian penting dari kombinasi lini depan yang telah menghasilkan sebagian besar gol tim.

Situasi tersebut membuat Inter menghadapi lawan dengan catatan defensif yang jauh berbeda dari pertandingan sebelumnya. Kesalahan kecil di area pertahanan dapat menjadi persoalan ketika berhadapan dengan tim yang sedang mencatatkan empat kemenangan.

Inter punya senjata dari banyak pemain

Inter juga memasuki laga dengan empat kemenangan dari empat pertandingan. Pada laga terakhir, tim asuhan Cristian Chivu bahkan bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menundukkan Udinese 5-3.

Lima pemain berbeda mencetak gol dalam kemenangan tersebut. Carlos Augusto, Nicolò Barella, Marcus Thuram, Francesco Esposito, dan Ange-Yoan Bonny masuk daftar pencetak gol Inter.olim

Sebaran pencetak gol itu menjadi salah satu pembeda penting Inter. Tim asal Milan tersebut tidak bergantung pada satu sumber gol ketika menghadapi Udinese.

Namun, delapan gol dalam pertandingan itu juga memperlihatkan sisi lain. Inter memang mencetak lima gol, tetapi tiga kali kehilangan kontrol di area pertahanan.

Halaman Selanjutnya
img_title