Profil Lengkap Emma Raducanu, Sang Juara Grand Slam Termuda yang Guncang Dunia Tenis
- Berbagai Sumber
Setelah berhasil masuk ke babak utama, performa Raducanu semakin tak terduga. Ia terus melaju, mengalahkan lawan-lawan tangguh, hingga mencapai final.
Selama perjalanannya, ia mencatat rekor sempurna dengan tidak pernah kehilangan satu set pun dari total sepuluh pertandingan yang ia lakoni, baik di kualifikasi maupun di babak utama.
Di partai puncak, Raducanu berhadapan dengan sesama petenis muda, Leylah Fernandez. Pertandingan ini menjadi momen bersejarah.
Kemenangannya tidak hanya mengukuhkan dirinya sebagai juara Grand Slam pertama dari jalur kualifikasi, baik untuk kategori putra maupun putri, tetapi juga sebagai petenis wanita Inggris pertama yang meraih gelar Grand Slam sejak Virginia Wade pada 1977.
Kemenangan ini juga menjadikannya juara Grand Slam termuda dalam 20 tahun terakhir. Pencapaian ini semakin istimewa karena ia berhasil meraihnya hanya pada partisipasi keduanya di turnamen Grand Slam.
Atas pencapaiannya yang luar biasa, Raja Charles III menganugerahinya gelar MBE (Member of the Order of the British Empire) pada November 2021, sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi bersejarahnya di dunia olahraga.
Kisah Emma Raducanu menjadi bukti nyata bahwa bakat, kerja keras, dan tekad yang kuat dapat mengubah status "non-unggulan" menjadi legenda.*