Jonatan Christie ke Perempat Final Kejuaraan Dunia 2025

Jonatan Christie
Sumber :
  • pinterest

VIVASoccer – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, kembali menunjukkan kualitasnya di panggung dunia.

img_title Real Madrid Menang Tipis atas Villarreal, Vinicius Dapat Kartu Merah

Pada babak 16 besar Kejuaraan Dunia 2025 yang berlangsung Kamis (28/8/2025), Jojo—sapaan akrabnya—berhasil mengalahkan wakil Hong Kong, Lee Cheuk Yiu, dengan skor meyakinkan 21-19 dan 21-9.

Kemenangan ini tidak hanya memastikan langkah Jonatan ke perempat final, tetapi juga menjadi bukti bahwa ia mampu mengatasi tekanan yang selama ini kerap menghantuinya di fase 16 besar turnamen besar.

img_title Indonesia Dibayangi Kutukan Thailand, 10 Tahun Belum Menang!

Sejak awal turnamen, Jonatan Christie memang digadang-gadang sebagai salah satu wakil Indonesia yang berpotensi menembus jauh. Dengan statusnya sebagai pemain berpengalaman, Jojo mendapat sorotan besar dari publik bulu tangkis tanah air.

Namun, perjalanan menuju perempat final tidaklah mudah. Jonatan kerap dikaitkan dengan “kutukan” babak 16 besar. Dalam beberapa edisi turnamen besar sebelumnya, langkahnya sering kali terhenti di fase tersebut. Hal itu sempat menimbulkan keraguan apakah ia bisa menembus babak selanjutnya di Kejuaraan Dunia tahun ini.

img_title Hasil Jerman vs Serbia: Die Mannschaft Menang 2-0 di Nations League

“Awalnya ada rasa cemas karena saya sering gagal melewati babak 16 besar. Itu membuat saya sedikit terbebani,” ungkap Jonatan selepas pertandingan.

Pada gim pertama, duel berlangsung ketat. Lee Cheuk Yiu tampil agresif sejak awal dan berusaha menekan Jonatan dengan variasi pukulan cepat serta drop shot yang akurat. Namun, Jojo mampu menahan gempuran tersebut dengan permainan sabar dan pertahanan solid.

Meski beberapa kali tertinggal angka, Jojo berhasil membalikkan keadaan di momen-momen krusial. Ketajamannya dalam mengatur tempo permainan membuat Lee mulai goyah. Gim pertama akhirnya dimenangkan Jonatan dengan skor tipis 21-19.

Kemenangan di gim pembuka ini menjadi titik balik penting. Jonatan mendapatkan tambahan kepercayaan diri, sementara Lee justru terlihat mulai kehilangan fokus.

Memasuki gim kedua, Jonatan tampil lebih lepas. Ia terlihat mulai menikmati permainan, berbeda dengan gim pertama yang penuh tekanan. Jojo berhasil membaca pola permainan Lee, terutama pada pukulan drop shot yang sebelumnya sempat menyulitkan.

“Kesalahan Lee meningkat karena terburu-buru menyerang. Itu membuat saya lebih nyaman dalam menghadapi serangannya,” ujar Jojo.

Halaman Selanjutnya
img_title