Pelatih Mesir Kritik Wasit usai Tersingkir dari Piala Dunia

Comeback Argentina atas Mesir Diwarnai Kontroversi, Ini Dua Momen Penentunya
Sumber :
  • Pinterest

VIVASoccer – Pelatih Timnas Mesir meluapkan kekecewaannya setelah timnya tersingkir dari Piala Dunia 2026 akibat kekalahan 1-2 dari Argentina pada babak 16 besar. 

img_title Pengamat Yakin Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Piala Dunia 2030, Ini Alasannya

Seusai pertandingan, sorotan bukan hanya tertuju pada hasil akhir, tetapi juga pada reaksi sang pelatih yang secara terbuka mengkritik kepemimpinan wasit.

Menurutnya, sejumlah keputusan yang diambil pengadil lapangan sangat memengaruhi jalannya pertandingan. 

img_title Coach Justin Sebut Timnas Indonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2030

Ia menilai beberapa momen penting, termasuk keputusan yang berkaitan dengan gol penentu kemenangan Argentina, merugikan timnya dan membuat perjuangan para pemain Mesir berakhir dengan kekecewaan.

Protes Keras terhadap Kepemimpinan Wasit

img_title Mbappe Raih Golden Boot Piala Dunia 2026, Messi Gagal Kejar di Final

Dalam konferensi pers setelah pertandingan, pelatih Mesir mengaku sulit menerima sejumlah keputusan yang dibuat wasit. 

Ia bahkan menyatakan enggan memberikan penghormatan kepada perangkat pertandingan karena merasa hasil laga dipengaruhi oleh keputusan-keputusan yang dianggap tidak adil.

Sikap tersebut terlihat jelas setelah peluit panjang berbunyi. 

Alih-alih mendatangi wasit seperti lazimnya dilakukan pelatih seusai pertandingan, ia memilih membelakangi perangkat pertandingan sebagai bentuk protes atas kepemimpinan laga.

Menurutnya, para pemain Mesir telah berjuang maksimal sepanjang pertandingan dan pantas mendapatkan perlakuan yang lebih adil. 

Ia juga menyebut bahwa insiden kontroversial tersebut menjadi pukulan besar bagi tim yang sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit kepada salah satu kandidat juara dunia.

Mesir Tetap Bangga dengan Perjuangan Tim

Meski kecewa dengan hasil pertandingan, pelatih Mesir tetap memberikan apresiasi kepada seluruh pemainnya. 

Ia menilai skuadnya telah menunjukkan semangat juang tinggi dan tidak pernah menyerah hingga menit-menit terakhir.

Mesir mampu memberikan tekanan kepada Argentina dalam beberapa fase pertandingan dan sempat membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan. 

Namun, hasil akhir tidak berpihak kepada wakil Afrika tersebut yang akhirnya harus mengakhiri perjalanan mereka di babak 16 besar.

Sang pelatih berharap pengalaman di Piala Dunia kali ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi para pemain muda untuk menghadapi turnamen-turnamen besar berikutnya.

Kontroversi VAR Kembali Jadi Sorotan

Kekalahan Mesir kembali memunculkan perdebatan mengenai penggunaan VAR di Piala Dunia 2026. 

Sejumlah keputusan yang melibatkan teknologi tersebut terus menjadi bahan diskusi sepanjang turnamen.

Halaman Selanjutnya
img_title