Piala Dunia 2026: Bisakah Maroko Hentikan Mbappe dan Prancis?
VIVASoccer – Laga perempat final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Prancis dan Maroko dalam duel yang diprediksi berlangsung sengit.
Pertandingan ini menjadi salah satu laga paling dinantikan karena mempertemukan juara dunia 2018 dengan tim kejutan yang kembali menunjukkan performa impresif di panggung dunia.
Prancis melaju ke babak delapan besar setelah menyingkirkan Paraguay dengan skor 3-0.
Les Bleus tampil dominan sepanjang pertandingan dan kembali memperlihatkan kualitas lini serang mereka yang dipimpin oleh Kylian Mbappe.
Di sisi lain, Maroko memastikan tiket perempat final usai mengalahkan tuan rumah Kanada 3-0, hasil yang kembali membuktikan bahwa wakil Afrika tersebut bukan sekadar tim kejutan.
Mbappe Jadi Ancaman Utama
Kylian Mbappe kembali menjadi pusat perhatian menjelang pertandingan ini.
Penyerang berusia 27 tahun tersebut tampil konsisten sepanjang turnamen dan menjadi salah satu kandidat terkuat peraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026.
Kecepatan, kemampuan menggiring bola, dan penyelesaian akhirnya menjadi senjata utama Prancis.
Hampir seluruh serangan berbahaya Les Bleus selalu melibatkan Mbappe, baik sebagai pencetak gol maupun kreator peluang bagi rekan-rekannya.
Meski demikian, pelatih Didier Deschamps menegaskan timnya tidak hanya bergantung kepada satu pemain.
Prancis masih memiliki banyak pemain berpengalaman yang mampu menentukan hasil pertandingan di momen-momen penting.
Maroko Datang Penuh Kepercayaan Diri
Maroko kembali mencuri perhatian setelah tampil solid sejak fase grup.
Wakil Afrika itu memperlihatkan organisasi permainan yang disiplin, pertahanan yang kokoh, serta efektivitas saat melakukan serangan balik.
Keberhasilan menyingkirkan Kanada semakin meningkatkan kepercayaan diri Achraf Hakimi dan kolega.
Mereka kini bertekad mengulang pencapaian bersejarah empat tahun lalu ketika menjadi tim Afrika pertama yang mampu menembus semifinal Piala Dunia.
Selain memiliki pertahanan yang sulit ditembus, Maroko juga tampil tajam saat mendapatkan peluang.
Efektivitas tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi Prancis yang lebih banyak menguasai bola.
Duel Dua Gaya Bermain
Pertandingan ini diperkirakan menghadirkan pertarungan dua pendekatan yang berbeda.
Prancis kemungkinan tetap mengandalkan permainan menyerang dengan penguasaan bola, sementara Maroko diprediksi bermain lebih sabar sambil menunggu kesempatan melakukan serangan balik cepat.