Formasi Kejutan John Herdman Jelang Piala AFF 2026: Siapa Lolos Skuad Final?
VIVASoccer - Persiapan Timnas Indonesia menjelang ASEAN Championship (Piala AFF 2026) memasuki fase krusial. Pelatih kepala John Herdman resmi merilis daftar wider squad berisi 50 pemain untuk mengikuti Pemusatan Latihan (TC) di Bali yang berlangsung dalam dua tahap mulai 5–11 Juli dan 14–25 Juli 2026.
Herdman dihadapkan pada regulasi ketat turnamen yang mengharuskan pencoretan 24 nama guna memenuhi kuota maksimal 26 pemain untuk skuad final.
Langkah ini memicu perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola nasional, terutama terkait teka-teki taktis dan komposisi pemain yang benar-benar akan dibawa ke turnamen pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 mendatang.
Kejutan Lini Belakang dan Masuknya Nama Baru
Dalam cetak biru taktisnya, John Herdman menunjukkan pendekatan yang sangat adaptif. Salah satu kejutan besar dalam rilisan data TC kali ini adalah pemanggilan Mitchell Baker, pemain keturunan yang proses naturalisasinya telah mendapat lampu hijau dari DPR RI.
Kehadiran Mitchell, bersama nama-nama tangguh seperti Justin Hubner (Fortuna Sittard), Mathew Baker (Melbourne City FC), dan Tim Geypens (FC Emmen), mengindikasikan bahwa Herdman menginginkan lini belakang yang memiliki keunggulan fisik dan kemampuan distribusi bola modern dari bawah (build-up dari lini pertahanan).
TC Timnas Indonesia
Keseimbangan Domestik dan Tantangan Pemain Abroad
Meski memanggil 5 pemain abroad, Piala AFF tidak masuk dalam kalender resmi FIFA. Artinya, klub luar negeri tidak memiliki kewajiban melepas pemain mereka karena bertepatan dengan persiapan musim baru 2026/2027 di Eropa.
Sebagai langkah antisipasi intelijen taktis, Herdman mengoptimalkan pilar-pilar utama dari Indonesia Super League (ISL). Klub raksasa domestik seperti Persija Jakarta dan Persib Bandung menjadi penyumbang terbesar dengan masing-masing mengirimkan 11 pemain.
Kembalinya Pratama Arhan, yang kini resmi berseragam Persija Jakarta, menambah opsi krusial di sektor bek sayap kiri yang dikenal dengan lemparan kedalam mautnya.
Komposisi Lini Depan Paling Kompetitif
Persaingan paling ketat dipastikan terjadi di sektor penyerangan. Berdasarkan data statistik performa domestik dan interaksi taktis, Herdman mengombinasikan penyerang berpengalaman dan penyerang muda progresif untuk membongkar struktur pertahanan rapat tim-tim Asia Tenggara.