Keputusan Berani Scaloni Berbuah Manis, Argentina Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026
VIVASoccer – Kejeniusan Lionel Scaloni dalam membaca jalannya pertandingan menjadi salah satu faktor utama di balik kemenangan Argentina atas Swiss pada perempat final Piala Dunia 2026.
Ketika laga berjalan buntu dan Swiss mulai menguasai momentum, pelatih La Albiceleste itu memilih tetap percaya kepada Julián Álvarez, melakukan pergantian pemain yang tepat, serta mengubah pendekatan permainan hingga akhirnya membawa Argentina menang 3-1 lewat babak perpanjangan waktu.
Skor akhir memang terlihat meyakinkan. Namun pertandingan di Kansas City Stadium jauh lebih rumit daripada yang tergambar di papan skor. Argentina sempat kesulitan menghadapi organisasi permainan Swiss dan baru benar-benar menemukan solusi setelah Scaloni melakukan sejumlah penyesuaian taktis pada fase akhir pertandingan.
Percaya pada Álvarez Meski Sedang Mandul
Salah satu keputusan paling berani Scaloni adalah mempertahankan Julián Álvarez hingga babak extra time.
Sepanjang Piala Dunia 2026, penyerang Manchester City itu belum mampu menunjukkan ketajamannya. Ia beberapa kali gagal memanfaatkan peluang dan mulai mendapat sorotan karena belum mencetak satu gol pun di turnamen.
Dalam situasi seperti itu, banyak pelatih kemungkinan akan menarik keluar sang striker untuk memberi kesempatan kepada pemain lain. Namun Scaloni memilih langkah berbeda. Ia tetap mempercayai Álvarez sebagai ujung tombak meski pertandingan memasuki menit-menit krusial.
Kepercayaan tersebut akhirnya terbayar lunas. Pada menit ke-112, Álvarez melepaskan tendangan keras dari sisi kiri yang meluncur deras ke pojok kanan atas gawang Gregor Kobel. Gol spektakuler itu memecah kebuntuan sekaligus menjadi titik balik yang memastikan langkah Argentina ke semifinal.
Keputusan tersebut menunjukkan filosofi Scaloni yang tidak hanya menilai seorang penyerang dari jumlah peluang yang diciptakan, tetapi juga kemampuannya menentukan pertandingan dalam satu momen.
Pergantian Pemain Mengubah Ritme Pertandingan
Selain mempertahankan Álvarez, Scaloni juga melakukan pergantian pemain yang memberi pengaruh besar terhadap jalannya laga. Masuknya Thiago Almada memberikan energi baru di lini serang. Gelandang kreatif tersebut membuat Argentina lebih berani memainkan bola di area antarlini sehingga pertahanan Swiss tidak lagi bisa bertahan dengan blok yang rapat.