10 Protein Terbaik untuk Kesehatan dan Diet, Nomor 5 Sering Disalahpahami!
VIVASoccer – Protein merupakan salah satu makronutrien penting yang berperan sebagai “building block” dalam pembentukan otot. Sayangnya, banyak orang justru masih mengonsumsi protein dalam jumlah yang kurang.
Padahal, protein tidak hanya membantu membangun massa otot, tetapi juga lebih mengenyangkan, menjaga metabolisme tetap aktif, hingga mendukung penurunan berat badan.
Menurut pakar kesehatan, Ade Ray kebutuhan protein idealnya sekitar 1,5–2 kali berat badan ideal atau setara dengan 70–100% tinggi badan dalam gram per hari.
Protein
- -
Sumber protein sendiri bisa berasal dari hewani maupun nabati. Protein hewani umumnya memiliki profil asam amino lengkap, sementara protein nabati lebih mudah dicerna.
Ada 10 sumber protein populer yang direkomendasikan, berikut proein ting gi yang paling populer di masyarakat.
1. Ikan
Mengandung protein tinggi dan lemak sehat, terutama ikan laut seperti salmon, tuna, atau kakap. Bisa dipanggang, dikukus, atau dibuat sashimi untuk variasi.
2. Ayam
Bagian dada ayam menjadi pilihan populer karena rendah lemak dan tinggi protein. Olah dengan cara direbus, dikukus, atau dipanggang tanpa minyak berlebih.
3. Telur
Mudah diolah dan terjangkau. Putih telur tinggi protein, sedangkan kuning telur kaya nutrisi. Konsumsi maksimal 5 butir utuh per hari masih aman.
4. Seafood
Udang, kepiting, kerang, hingga tiram adalah sumber protein yang baik. Masalah kolesterol sering muncul karena cara masaknya yang digoreng, bukan dari seafood itu sendiri.
5. Kambing
Sering disalahpahami sebagai penyebab kolesterol tinggi. Padahal, daging kambing kaya protein dan asam amino. Kuncinya, jangan dimasak dengan minyak berlebih atau dikonsumsi bersama karbo berlebihan.
6. Sapi
Red meat seperti daging sapi tinggi protein dan zat besi. Lebih sehat bila diolah jadi steak panggang atau rebusan dibanding digoreng dengan minyak.
7. Greek Yogurt
Sumber protein dari susu yang rendah gula dan tinggi probiotik. Pilih yang plain untuk menghindari tambahan gula berlebih.
8. Tempe
Protein nabati khas Indonesia yang lebih sehat karena melalui proses fermentasi. Enak dimakan dengan cara dipanggang atau ditumis tanpa minyak berlebih.
9. Tahu
Alternatif protein nabati yang mudah ditemukan. Bisa dijadikan lauk atau camilan sehat bila diolah dengan tepat.
10. Kacang-kacangan dan Biji-bijian
Almond, kacang merah, hingga kacang hijau mengandung protein sekaligus lemak sehat. Cocok dijadikan camilan atau tambahan menu harian.**