Collina Bantah Tuduhan Mesir, Sebut Wasit Argentina vs Mesir Sudah Tepat
VIVASoccer – Mantan wasit asal Italia, Pierluigi Collina, memberikan tanggapan terkait kontroversi yang mewarnai pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Tim nasional sepak bola Argentina melawan Tim nasional sepak bola Mesir.
Menurut Collina, perangkat pertandingan, termasuk wasit François Letexier dan Video Assistant Referee (VAR), telah mengambil keputusan yang sesuai dengan aturan permainan.
Argentina memastikan tiket ke perempatfinal setelah menang dramatis 3-2 atas Mesir di Atlanta Stadium, Rabu (8/7/2026), meski sempat tertinggal dua gol.
Dua Keputusan Wasit Jadi Sorotan
Pertandingan tersebut memunculkan dua momen yang menjadi perdebatan.
Kontroversi pertama terjadi ketika gol Mesir yang dicetak Mostafa Zico pada menit ke-58 dianulir setelah VAR menemukan pelanggaran yang dilakukan Marwan Attia terhadap Lisandro Martínez dalam proses serangan.
Kontroversi kedua muncul menjelang gol kemenangan Argentina yang dicetak Enzo Fernández. Pada momen tersebut, kubu Mesir menilai Mohamed Salah dijatuhkan saat berduel dengan Julián Álvarez, tetapi wasit tidak memberikan pelanggaran maupun melakukan tinjauan VAR.
Comeback Argentina atas Mesir Diwarnai Kontroversi, Ini Dua Momen Penentunya
Collina Jelaskan Alasan Gol Mesir Dianulir
Collina menegaskan bahwa dalam protokol VAR tidak ada batasan mengenai jarak maupun waktu antara pelanggaran dan terciptanya gol.
Apabila pelanggaran dinilai menjadi bagian dari fase serangan yang berujung gol, VAR berhak merekomendasikan peninjauan kepada wasit.
"Jika pelanggaran teridentifikasi dalam proses terciptanya gol dan dianggap berdampak pada gol tersebut, VAR akan merekomendasikan peninjauan di lapangan. Tidak ada batasan yang ditentukan mengenai jarak dari gawang atau waktu antara insiden dan gol tersebut," ujar Collina, dikutip dari Football Italia.
Ia kemudian menjelaskan bahwa pelanggaran Marwan Attia terhadap Lisandro Martínez menjadi dasar dianulirkannya gol Mesir.
Kontak Salah dan Alvarez Dinilai Wajar
Mengenai insiden yang melibatkan Mohamed Salah dan Julián Álvarez sebelum gol penentu Argentina, Collina menyebut perangkat pertandingan memiliki pandangan yang sama bahwa kontak tersebut masih berada dalam batas permainan normal.
"Wasit dan VAR menganggapnya sebagai kontak sepak bola normal antara pemain nomor 10 Mesir Mohamed Salah dan pemain nomor 10 Argentina Julián Alvarez," kata Collina.