Van der Vaart Murka! Koeman Diserang Usai Belanda Tersingkir Dramatis
- -
Ia juga mempertanyakan pendekatan defensif yang dipilih Belanda. “Dan kemudian Anda malah bermain melawannya dengan dua pemain? Saya tidak belajar untuk menjadi pelatih, tetapi itu tampaknya agak tidak praktis bagi saya,” lanjutnya.
Menanggapi hal tersebut, kapten Virgil van Dijk menilai bahwa timnya sebenarnya sudah bertahan dengan cukup baik. Namun, Van der Vaart memiliki pandangan berbeda dan menilai pendekatan terlalu pasif membuat Belanda kehilangan identitas permainan mereka.
“Menurut saya posisi mereka sama sekali tidak bagus. Kalian tahu apa masalahnya? Sebenarnya tidak masalah sistem apa yang kalian mainkan,” ujarnya.
“Ini sepak bola. Kalian bermain sepak bola karena kalian menginginkan bola. Tapi aku sama sekali tidak melihat itu hari ini. Lebih seperti: ‘Oh, Maroko sangat bagus dalam menguasai bola jadi kita akan bermain seperti ini,’” sambungnya.
Ia juga menyoroti minimnya kontribusi De Jong dalam mengatur permainan. “Frenkie de Jong dinilai tidak menguasai bola dengan nyaman. Lalu Anda merasa tidak nyaman. Karena Frenkie... dia hanya bagus saat Anda menguasai bola,” katanya.
“Dan kami sama sekali tidak menguasai bola hari ini, jadi Frenkie benar-benar tidak terlihat; dia adalah andalan kami. Dan Gakpo mencetak gol itu, tetapi tentu saja dia hampir tidak menyentuh bola," pungkas Van der Vaart.
Kekalahan ini pun meninggalkan pekerjaan rumah besar bagi Koeman, yang kini berada di bawah tekanan publik setelah kegagalan Belanda melangkah lebih jauh di turnamen.**