Live Streaming Malaysia Open Hari Ini: Semua Wakil Indonesia Bertanding
- dok_@INABadminton
VIVASoccer – Babak perempat final BWF World Tour Super 1000 Malaysia Open 2026 menjadi ujian sesungguhnya bagi wakil Indonesia. Turnamen elite yang digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, memasuki fase delapan besar pada Jumat (9/1/2026), dengan lima wakil Merah Putih masih bertahan dan siap menghadapi lawan-lawan unggulan dunia.
Sektor ganda putra menjadi tumpuan utama Indonesia dengan meloloskan dua pasangan sekaligus. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani sukses melewati babak 16 besar lewat laga-laga menguras tenaga.
Fajar/Fikri melangkah mulus setelah menyingkirkan pasangan Taiwan Chen Zhi-ray/Lin Yu-chieh, sementara Sabar/Reza harus bertarung sengit tiga gim sebelum menundukkan wakil Korea Selatan Kang Min-hyuk/Ki Dong-ju. Namun tantangan jauh lebih berat sudah menanti di babak delapan besar.
Fajar dan Fikri
- dok_@INABadminton
Fajar/Fikri akan menghadapi unggulan ketiga asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, pasangan dengan kecepatan dan power eksplosif yang sebelumnya mengalahkan mereka di BWF World Tour Finals 2025.
“Makin ke sini lawan makin tidak mudah. Mereka punya speed dan power luar biasa. Terakhir kami kalah bulan lalu, pastinya kami ingin membalas kekalahan,” ujar Fajar, dilansir dari laman tvOne Jumat (9/1/2026).
Ia juga menekankan pentingnya kondisi fisik setelah jadwal padat dan laga berat. “Kami harus menjaga recovery dengan baik karena pertandingan hari ini cukup menguras tenaga,” lanjutnya.
Sementara itu, Sabar/Reza akan menghadapi atmosfer paling menekan saat menantang pasangan tuan rumah sekaligus unggulan kedua, Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Dukungan penuh publik Malaysia dipastikan membuat duel ini menjadi salah satu laga paling panas di perempat final Malaysia Open 2026.
Tak hanya di ganda putra, Indonesia juga masih memiliki wakil di sektor tunggal putra, tunggal putri, dan ganda putri. Di nomor tunggal putra, Jonatan Christie dijadwalkan berjumpa unggulan kedelapan asal Jepang, Kodai Naraoka, yang dikenal dengan reli panjang dan daya tahan luar biasa.
Di sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani menghadapi tantangan terberatnya dengan menantang unggulan kedua asal China, Wang Zhi Yi. Secara statistik, Putri belum pernah menang dari tiga pertemuan sebelumnya, menjadikan laga ini sebagai ujian mental dan kualitas permainan.