Drama Panas di Old Trafford, Garnacho Dibuang Amorim Dapat Restu Legenda MU
- SkySports
VIVASoccer – Mantan gelandang Manchester United, Nicky Butt, mendukung penuh langkah Ruben Amorim yang tegas terhadap Alejandro Garnacho.
Sang pelatih asal Portugal memutuskan Garnacho harus angkat kaki dari Old Trafford setelah wawancara pasca-kekalahan di final Liga Europa melawan Tottenham, di mana winger muda Argentina itu mengeluhkan statusnya yang tidak menjadi starter serta menyinggung performa tim.
Garnacho kini disebut semakin dekat dengan kepindahan permanen ke Chelsea. Menanggapi hal tersebut, Butt menilai Amorim benar dalam menindak pemain berusia 20 tahun itu.
"Dia pastinya melihat bahwa Garnacho memiliki sikap yang salah, cara berperilaku yang salah," ujar Butt.
"Baru kemarin dia membuat tato sambil vaping, jadi dia 100 persen benar soal itu. Dia harus memastikan dia menindaklanjutinya dan, Anda tahu, Garnacho memang bermain bagus, tapi dia bukan superstar. Dia bukan pemain kelas dunia yang akan membuat kita kehilangannya."
"Butuh diingat, dia hanya pemain muda yang menjalani musim bagus di tim yang buruk, dan Anda tidak bisa bersikap seperti itu saat bermain untuk Man United. Jadi saya pikir Amorim 100 persen benar soal itu," lanjutnya.
Keputusan tegas Amorim terhadap Garnacho bukan kali pertama. Sebelumnya, ia juga mengambil langkah keras terhadap Marcus Rashford pada Desember lalu akibat pelanggaran disiplin.
Striker Inggris itu sempat dipinjamkan ke Aston Villa sebelum akhirnya bergabung dengan Barcelona.
"Butuh waktu bagi Marcus untuk keluar. Dia sudah di klub sejak usia delapan tahun. Terkadang memang ada titik di mana hubungan itu harus berakhir," kata Butt.
"Ia dipinjamkan ke Villa, tampil bagus, dan kini pindah ke klub besar di Barcelona. Saya pikir itu keputusan tepat baginya, dan Amorim melakukan hal yang benar dalam kedua kasus tersebut."
Sebagai mantan pemain yang memenangkan enam gelar Liga Primer dan menjadi bagian dari skuad treble 1999, Butt juga menegaskan manajemen klub harus memberi Amorim kepercayaan penuh.
Ia menilai masalah utama United bukan sekadar pelatih, melainkan struktur klub dan strategi rekrutmen selama satu dekade terakhir.
"Saya pikir mereka harus mendukung Amorim. Man United tidak bisa terus-menerus menyalahkan manajer. Semua manajer yang datang punya rekam jejak. Mereka hebat, tahu apa yang mereka lakukan. Masalahnya lebih besar pada rekrutmen dan bagaimana klub dibentuk selama 10 tahun terakhir," tegas Butt.
Butt juga mengingatkan para suporter untuk realistis terkait ekspektasi. Menurutnya, United belum siap bersaing di level tertinggi Liga Primer dalam waktu dekat.
"Dia butuh waktu. Fans sejati pasti tahu kami tidak akan memenangkan liga dalam beberapa tahun ke depan," katanya.
"Mungkin kami bisa menangkan Piala FA atau turnamen lain, tapi bukan Liga Primer. Jadi biarkan Amorim beradaptasi dan jangan bereaksi berlebihan pada dua atau tiga hasil buruk. Klub lain juga terus bergerak maju, tidak ada yang diam. Jadi butuh waktu panjang bagi United untuk kembali ke level tertinggi.