Ini Alasan John Herdman Sengaja Datang ke Laga Persija vs Persib!
- Tangkap layar X
VIVASoccer – John Herdman mendapatkan bahan evaluasi penting ketika menyaksikan Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu, 12 September 2026.
Pelatih Timnas Indonesia itu melihat langsung bagaimana pemainnya menghadapi pertandingan dengan tekanan suporter dan rivalitas tinggi.
Duel pekan kedua Super League 2026/27 tersebut berakhir 2-1 untuk Persija. Data ILeague mencatat pertandingan dihadiri 58.961 penonton, sekaligus menjadi salah satu gambaran atmosfer yang akan dihadapi pemain Indonesia di level internasional.
Herdman memang memperhatikan atmosfer pertandingan. Namun, yang lebih penting baginya adalah respons pemain Timnas Indonesia ketika bermain dalam situasi penuh tekanan.
"Persija vs Persib, saya bisa merasakan atmosfer SUGBK dengan cara yang belum pernah saya rasakan sebelumnya," kata Herdman dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 14 September.
Bukan Sekadar Memantau Pemain
Herdman memiliki alasan kuat untuk berada di tribun SUGBK. FIFA ASEAN Cup 2026 akan dimulai kurang dari dua pekan setelah pertandingan tersebut.
Indonesia berada di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Setiap tim hanya menjalani tiga pertandingan karena fase grup menggunakan sistem satu putaran.
Situasi itu membuat pemantauan pemain menjadi semakin penting. Herdman harus mengetahui bukan hanya kemampuan teknis, tetapi juga bagaimana pemain bereaksi ketika pertandingan berlangsung dalam tekanan besar.
Dari Persija, ada Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, dan Rayhan Hannan. Persib juga menurunkan Eliano Reijnders, Thom Haye, serta Ragnar Oratmangoen dalam pertandingan tersebut.
Tekanan SUGBK Jadi Bahan Evaluasi
Besarnya jumlah penonton menjadi bagian yang paling menarik perhatian Herdman. Ia menggambarkan atmosfer pertandingan sebagai sesuatu yang belum pernah dirasakan sepanjang kariernya.
"Anda tahu, 60-70.000 orang, atmosfer yang tidak seperti apa pun yang pernah saya alami sepanjang karier sepak bola saya," ujar Herdman.
Angka resmi ILeague sebenarnya mencatat 58.961 penonton. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa angka 60-70 ribu yang disebut Herdman merupakan perkiraan dalam menggambarkan besarnya kerumunan, bukan data resmi jumlah penonton.
Bagi pelatih, pertandingan seperti ini memberikan simulasi tekanan yang sulit direplikasi dalam sesi latihan. Pemain harus tetap mengambil keputusan ketika suara tribun, rivalitas, dan konsekuensi hasil pertandingan datang secara bersamaan.