Igor Tolic Harus Putar Otak, Persib Hadapi Jadwal Padat Musim 2026/2027
VIVASoccer – Igor Tolic langsung dihadapkan pada pekerjaan besar bersama Persib Bandung pada musim 2026/2027.
Bukan hanya mempertahankan performa setelah mengawali Super League dengan kemenangan, pelatih asal Kroasia tersebut juga harus menghadapi jadwal pertandingan yang padat.
Persib memiliki agenda di empat kompetisi musim ini.
Selain Super League, Maung Bandung juga akan tampil di i-League Cup, ASEAN Club Championship Shopee Cup ASEAN, dan AFC Champions League Two.
Situasi tersebut membuat kemampuan Tolic dalam mengelola skuad menjadi sangat penting.
Banyaknya pertandingan dapat menguras tenaga pemain sekaligus meningkatkan risiko kelelahan dan cedera.
Empat Kompetisi, Banyak Pertandingan
Persib tidak bisa memperlakukan setiap pertandingan dengan cara yang sama.
Ada laga domestik yang harus dikejar, sementara pertandingan di level Asia juga membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang berbeda.
Dengan kalender yang semakin padat, waktu pemulihan pemain berpotensi menjadi lebih singkat.
Tolic harus memastikan pemain yang tampil tetap berada dalam kondisi terbaik ketika pertandingan berikutnya datang.
Karena itu, keberadaan 32 pemain dalam skuad Persib bisa menjadi keuntungan sekaligus tantangan tersendiri.
Persib Bandung
- dok_@persib
Rotasi Jadi Senjata Penting
Tolic memiliki banyak pilihan di berbagai posisi. Patricio Matricardi, Gabriel Mutombo, Sandy Walsh, Eliano Reijnders hingga Julio Cesar tersedia untuk sektor pertahanan.
Di lini tengah terdapat Marc Klok, Thom Haye, Gakuto Notsuda, Luciano Guayacochea, Adam Alis dan Beckham Putra.
Sementara sektor depan juga memiliki sejumlah pilihan seperti Ragnar Oratmangoen, Saddil Ramdani, Luka Menalo, Uilliam Barros, Berguinho dan Balsa Sekulic.
Kedalaman tersebut memberi ruang bagi Tolic untuk melakukan rotasi.
Namun, rotasi tetap harus dilakukan dengan perhitungan matang agar perubahan pemain tidak mengganggu keseimbangan permainan.
Tolic Dituntut Menjaga Konsistensi
Tantangan terbesar bukan sekadar menentukan siapa yang bermain, melainkan bagaimana mempertahankan standar permainan Persib dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.
Kemenangan 3-1 atas PSM Makassar pada pekan pertama Super League menjadi awal positif. Persib bahkan mampu bangkit setelah tertinggal lebih dahulu melalui gol Kodai Tanaka.
Namun, perjalanan musim masih sangat panjang. Ketika kompetisi mulai berjalan bersamaan, kemampuan Tolic dalam mengatur menit bermain akan semakin diuji.