Persib Punya 10 Hari, Ini yang Harus Dibenahi Sebelum ACL 2 di Mulai!
- persib
VIVASoccer – Persib Bandung mulai memasuki fase persiapan serius menuju duel melawan Manila Digger pada play-off AFC Champions League Two (ACL 2) 2026-2027.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin, 31 Agustus 2026.
Persib memiliki waktu sekitar 10 hari untuk mematangkan persiapan sebelum pertandingan penentu tersebut.
Kemenangan menjadi target utama karena laga ini menentukan langkah Maung Bandung menuju fase grup ACL 2.
Waktu Persiapan Mulai Dimaksimalkan
Kapten Persib Marc Klok mengatakan tim mulai kembali menjalani latihan pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Sebelumnya, skuad mendapatkan waktu istirahat setelah tampil dalam Dewata Challenge Series 2026.
"Kita mulai hari ini dan punya sekitar 10 hari untuk mempersiapkan diri, dengan skuad yang penuh," kata Klok kepada wartawan setelah latihan di Lapangan Pendamping Stadion GBLA.
Waktu tersebut kini menjadi periode penting bagi Persib untuk mengembalikan kondisi pemain sekaligus membangun kesiapan menghadapi Manila Digger.
Klok menyebut para pemain sudah berada di Bandung untuk kembali menjalani persiapan secara serius.
Namun, kondisi skuad belum sepenuhnya ideal karena sejumlah pemain masih menjalani latihan terpisah.
Enam Pemain Masih Berlatih Terpisah
Dalam latihan perdana setelah kembali dari Bali, beberapa pemain belum mengikuti sesi bersama tim secara penuh.
Berguinho, Luciano Guaycochea, Patricio Matricardi, Danijel Loncar, Dedi Kusnandar, dan Febri Hariyadi tercatat menjalani latihan terpisah.
Situasi tersebut menjadi salah satu hal yang harus dipantau Persib dalam 10 hari terakhir sebelum pertandingan.
Klok tetap melihat kembalinya skuad ke Bandung sebagai momentum positif untuk memulai pekerjaan dengan lebih serius.
"Jadi senang bisa kembali, senang bisa memulai kerja serius. Kita semua tahu pentingnya kualifikasi untuk ACL 2, jadi kita melakukan yang terbaik yang kita bisa," ujar Klok.
Bukan GBLA, Persib Tetap Menerima
Persib juga harus beradaptasi dengan perubahan venue pertandingan melawan Manila Digger. Laga yang sebelumnya berkaitan dengan GBLA kini dijadwalkan dimainkan di Stadion Si Jalak Harupat.
Perubahan tersebut membuat Klok tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya karena GBLA merupakan stadion utama Persib.
"Sedikit sedih kenapa tidak bermain di GBLA karena ini adalah stadion kita, bukan Si Jalak Harupat," kata Klok.
Meski demikian, kapten Maung Bandung tersebut tidak ingin perubahan stadion mengganggu fokus tim.
"Tapi kalau itu solusinya, kita terima, kita main, tidak mengeluh, dan gasss," lanjutnya.
Fokus Persib Bukan Sekadar Stadion
Sikap Klok memperlihatkan bahwa persoalan venue tidak boleh menggeser perhatian Persib dari target utama.
Pertandingan melawan Manila Digger merupakan laga tunggal yang harus dimenangkan untuk membuka jalan menuju fase grup ACL 2.
Karena itu, 10 hari persiapan menjadi ruang bagi Persib untuk memastikan kondisi pemain, kekompakan tim, dan kesiapan menghadapi laga kompetitif pertama di jalur Asia musim ini.
Bagi pemain, perubahan stadion hanya menjadi bagian dari situasi yang harus dihadapi sebelum pertandingan.
Target akhirnya tetap sama, yakni memastikan Persib tidak berhenti di babak play-off.
Jika seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, Persib akan datang ke Si Jalak Harupat dengan skuad yang lebih siap dibandingkan saat pertama kembali berlatih.
Dan bagi Klok, pekerjaan tersebut sudah dimulai sejak Jumat, 21 Agustus.**