Semifinal ASEAN Hyundai Cup, Pelatih Thailand dan Singapura Memanas!
VIVASoccer – Kemenangan Thailand atas Singapura pada semifinal leg pertama ASEAN Hyundai Cup 2026 diwarnai ketegangan setelah pertandingan berakhir.
Pelatih Thailand Anthony Hudson dan pelatih Singapura Gavin Lee terlibat cekcok di sekitar area bench.
Insiden tersebut terjadi setelah Thailand mengamankan kemenangan 3-1 di Stadion Jalan Besar, Singapura, Sabtu (15/8/2026).
Rekaman yang dipublikasikan Channel NewsAsia atau CNA memperlihatkan keduanya terlibat adu argumen sebelum situasi akhirnya dilerai.
Thailand Sudah Unggul Sebelum Drama Terjadi
Ketegangan itu menjadi penutup dari pertandingan yang sejak awal berjalan keras. Thailand mampu mencetak tiga gol melalui Teerasak Poeiphimai dan Seksan Ratree.
Teerasak mencetak dua gol pada menit ke-14 dan 26, sedangkan Seksan memperlebar keunggulan Thailand pada menit ke-51.
Singapura baru mendapatkan gol balasan melalui Ilhan Fandi pada menit ke-84.
Gol tersebut sekaligus menjadi gol pertama yang bersarang ke gawang Thailand dalam empat pertandingan kompetitif di turnamen ini.
Namun, gol Ilhan belum cukup mengubah keadaan karena Singapura tetap kalah 1-3 pada leg pertama.
Adu Argumen Terjadi Setelah Peluit Akhir
Cekcok antara kedua pelatih bukan satu-satunya ketegangan setelah laga.
Wakil Presiden Asosiasi Sepak Bola Singapura Desmond Ong juga terlihat terlibat adu argumen dengan Hudson sebelum situasi diredakan.
Laporan The Straits Times menyebut Hudson bertukar kata-kata dengan bench Singapura setelah pertandingan.
Media Singapura tersebut juga mencatat pertandingan berlangsung dengan banyak tekel dan duel fisik.
Tidak ada keterangan resmi yang memastikan pemicu spesifik cekcok tersebut.
Karena itu, insiden tersebut tidak tepat dikaitkan dengan satu keputusan wasit atau kejadian tertentu tanpa konfirmasi dari pihak terkait.
Thailand Justru Dominan Tanpa Banyak Bola
Di luar insiden tersebut, Thailand menunjukkan efisiensi yang menjadi pembeda utama pertandingan.
The Straits Times mencatat Singapura menguasai 72 persen bola, sementara Thailand hanya memiliki 28 persen penguasaan.
Namun, Thailand mampu memanfaatkan kesalahan individu dan ruang yang diberikan pertahanan Singapura.
Anthony Hudson mengakui timnya masih memiliki ruang untuk meningkatkan permainan.
"Kami bisa mencetak satu atau dua gol lagi," kata Hudson kepada The Straits Times, media harian nasional Singapura.