Deretan Fakta Bangladesh yang Bisa Bikin Timnas Indonesia Waspada!
VIVASoccer – Mundurnya India dari FIFA ASEAN Cup 2026 membuka persoalan baru mengenai komposisi turnamen yang akan diikuti Timnas Indonesia.
Bangladesh ikut mencuri perhatian karena memiliki rekam jejak yang cukup menarik saat berhadapan dengan Indonesia. Namun, belum ada konfirmasi resmi yang menunjukkan Bangladesh telah ditetapkan FIFA sebagai pengganti India.
FIFA – Bangladesh Football Federation mencatat Bangladesh sebagai anggota AFC dan peserta kualifikasi Piala Dunia 2026.
Rekam Jejak yang Tidak Bisa Diabaikan
Bangladesh bukan kekuatan utama Asia, tetapi catatan pertemuannya dengan Indonesia menunjukkan pertandingan kedua negara tidak selalu berjalan mudah.
Data historis yang dihimpun AFC mencatat Indonesia dan Bangladesh pernah bermain imbang 0-0 pada 2009.
Sementara basis data pertandingan internasional mencatat kedua negara sudah bertemu enam kali dengan Indonesia meraih tiga kemenangan, dua imbang, dan satu kekalahan.
Satu kekalahan tersebut menjadi bagian penting dari alasan Bangladesh menarik perhatian.
Artinya, jika Bangladesh benar-benar masuk sebagai peserta pengganti, Indonesia akan menghadapi lawan yang memiliki pengalaman membuat kejutan.
Bangladesh Datang dengan Modal Berbeda
Perkembangan Bangladesh juga tidak bisa dilepaskan dari pemain keturunan yang memperkuat skuad mereka.
Komposisi tersebut membuat Bangladesh memiliki beberapa pemain dengan pengalaman sepak bola di luar negeri.
Data Transfermarkt menunjukkan Bangladesh memiliki lima pemain yang berkarier di luar negeri dari total skuad yang tercatat.
Salah satu nama yang paling dikenal adalah Hamza Choudhury yang memiliki pengalaman panjang di sepak bola Inggris.
Kehadiran pemain dengan pengalaman kompetisi luar negeri menjadi salah satu perubahan yang membuat Bangladesh berbeda dibanding gambaran tim mereka pada era sebelumnya.
Performa 2026 Masih Naik Turun
Secara hasil, Bangladesh belum menunjukkan konsistensi tinggi sepanjang 2026.
Mereka kalah 0-3 dari Vietnam pada laga persahabatan Maret dan kemudian takluk 0-1 dari Singapura dalam kualifikasi Piala Asia 2027.
Namun, Bangladesh mampu merespons dengan kemenangan 2-1 atas San Marino pada Juni.
Hasil tersebut membuat catatan mereka pada tiga pertandingan 2026 yang tercatat menjadi satu kemenangan dan dua kekalahan.
Situasi itu memperlihatkan Bangladesh masih berada dalam fase membangun kekuatan.