Timnas Indonesia Gagal di AFF, PSSI Evaluasi John Herdman
- id.pinterest.com
VIVASoccer – Timnas Indonesia harus mengakhiri perjalanan di ASEAN Championship 2026 setelah gagal melaju ke babak semifinal.
Skuad Garuda hanya mampu finis di posisi ketiga Grup A dengan mengoleksi tujuh poin dari empat pertandingan.
Hasil tersebut membuat Indonesia berada di bawah Vietnam dan Singapura yang menempati dua posisi teratas.
Kegagalan itu menjadi hasil mengecewakan bagi tim asuhan John Herdman.
Apalagi, Indonesia datang dengan target untuk bersaing memperebutkan gelar juara.
Kini, perhatian mulai tertuju kepada langkah PSSI setelah hasil yang tidak sesuai harapan tersebut.
Federasi memastikan evaluasi akan dilakukan terhadap kinerja tim setelah turnamen berakhir.
PSSI Akan Evaluasi John Herdman
John Herdman menjadi salah satu sosok yang akan menjadi perhatian dalam evaluasi tersebut.
Pelatih asal Inggris itu baru menangani Timnas Indonesia sejak awal 2026.
Sebelum menghadapi ASEAN Championship, Herdman sudah mendapatkan kesempatan membangun skuad dan menentukan pemain yang dianggap sesuai dengan strateginya.
Untuk persiapan turnamen, ia bahkan memanggil 50 pemain ke dalam daftar awal sebelum proses seleksi dilakukan.
Namun, hasil di fase grup belum mampu memenuhi ekspektasi.
Indonesia memang berhasil meraih kemenangan atas Timor Leste dan Kamboja.
Akan tetapi, kekalahan telak dari Vietnam serta hasil imbang melawan Singapura membuat peluang Garuda untuk lolos akhirnya tertutup.
Situasi tersebut menjadi bahan penting bagi PSSI untuk menilai berbagai aspek.
Evaluasi tidak hanya berkaitan dengan hasil pertandingan.
Performa tim, pemilihan pemain, strategi, serta kemampuan Herdman membangun permainan juga dapat menjadi bagian dari pembahasan.
FIFA ASEAN Cup Jadi Kesempatan Bangkit
Setelah gagal di ASEAN Championship, Timnas Indonesia masih memiliki agenda penting berikutnya.
Skuad Garuda akan menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026 yang menjadi kesempatan untuk memperbaiki performa.
Turnamen tersebut juga memberikan peluang bagi Herdman untuk menunjukkan perkembangan dari tim yang sedang dibangunnya.
PSSI sebelumnya memberikan kepercayaan kepada Herdman untuk menangani Timnas Indonesia dalam proyek jangka panjang.
Karena itu, evaluasi nantinya menjadi momentum untuk menentukan langkah yang paling tepat bagi perkembangan skuad.
Erick Thohir juga telah menyampaikan bahwa PSSI akan melakukan evaluasi menyeluruh setelah kegagalan di turnamen tersebut.