Thomas Tuchel Ungkap Penyebab Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
- Youtube
VIVASoccer – Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengungkap alasan di balik perubahan taktik yang menjadi sorotan setelah The Three Lions kalah dramatis 1-2 dari Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026.
Meski keputusan menerapkan formasi bertahan mendapat banyak kritik, pelatih asal Jerman itu menegaskan dirinya tidak menyesali langkah yang diambil selama pertandingan.
Inggris Sempat Memimpin Lebih Dulu
Dalam laga semifinal yang berlangsung sengit, Inggris sebenarnya tampil disiplin dan berhasil unggul lebih dulu pada menit ke-55.
Gol pembuka dicetak Anthony Gordon, yang sukses memanfaatkan umpan silang Morgan Rogers di tiang jauh untuk membawa Inggris memimpin 1-0.
Namun keunggulan tersebut gagal dipertahankan. Argentina bangkit pada menit-menit akhir melalui gol Enzo Fernandez sebelum Lautaro Martinez mencetak gol kemenangan pada masa injury time untuk memastikan langkah La Albiceleste ke partai final.
Argentina vs Inggris
Tuchel Jelaskan Alasan Ubah Strategi
Setelah unggul, Tuchel memilih melakukan sejumlah pergantian pemain dan mengubah sistem permainan menjadi lebih defensif dengan menggunakan lima pemain belakang.
Keputusan itu membuat Inggris lebih banyak bertahan menghadapi tekanan Argentina.
"Kami memutuskan untuk beralih ke formasi lima bek karena celah (di pertahanan) sudah terlalu terbuka," ujar Tuchel kepada BBC Sport seusai pertandingan.
Meski strategi tersebut bertujuan menjaga keunggulan, Argentina justru mampu mendominasi penguasaan bola hingga akhirnya membalikkan keadaan.
Penguasaan Bola Inggris Menurun Drastis
Perubahan pendekatan permainan berdampak besar terhadap jalannya pertandingan.
Statistik menunjukkan bahwa sejak gol Anthony Gordon hingga gol kemenangan Lautaro Martinez, Inggris hanya mampu mencatat sekitar 12 persen penguasaan bola.
Situasi itu membuat Argentina terus menekan dan menciptakan sejumlah peluang hingga akhirnya memastikan kemenangan pada penghujung laga.
Tuchel Ambil Tanggung Jawab
Meski menuai kritik, Tuchel menegaskan seluruh keputusan yang diambil merupakan tanggung jawabnya sebagai pelatih.
Ia juga tetap memberikan apresiasi kepada perjuangan para pemain yang dinilainya telah bekerja keras sepanjang pertandingan.
"Anda bisa mendiskusikan hal ini dengan jutaan pelatih lain. Saya harus membuat keputusan di atas lapangan. Begitulah cara saya menganalisis pertandingan dan saya mengambil tanggung jawab penuh."