Persaingan Panas! John Herdman Siap Coret Pemain Malas jelang Piala AFF 2026
VIVASoccer - Atmosfer di dalam pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia menjelang kompetisi ASEAN Championship 2026 kian memanas. Pelatih kepala skuad Garuda, John Herdman, secara terbuka mengirimkan sinyal tegas kepada seluruh anak asuhnya.
Juru taktik asal Inggris tersebut tidak akan segan-segan mengeliminasi atau mencoret nama pemain yang gagal menjaga etos kerja tinggi dan bermalas-malasan selama agenda penempaan fisik di Bali.
Langkah disiplin ini diambil demi memastikan bahwa komposisi skuad final yang akan berlaga di turnamen paling bergengsi Asia Tenggara tersebut hanya dihuni oleh para penggawa dengan kondisi kebugaran dan komitmen tempur 100 persen.
Pemusatan latihan intensif tahap pertama yang berpusat di Bali United Training Center (BUTC), Gianyar ini berlangsung sejak 5 Juli hingga berakhir pada hari ini, 11 Juli 2026.
John Herdman menyoroti penurunan kapasitas fisik sejumlah pemain lokal karena mereka baru saja melewati masa libur panjang pramusim kompetisi domestik.
Sebagai solusinya, tim pelatih langsung menggenjot menu latihan fisik dengan intensitas tinggi agar kebugaran dasar para pemain bisa cepat pulih ke level standar internasional.
Herdman membagi skuad ke dalam skema latihan internal yang sangat kompetitif, yakni simulasi pertandingan antara Tim Merah melawan Tim Putih.
Metode tactical layer ini sengaja diterapkan untuk menguji kesiapan mental, ketahanan fisik di bawah tekanan, serta kecerdasan transisi bermain saat sepertiga lapangan penyerangan diperebutkan.
Tim pelatih memberlakukan penilaian performa harian secara ketat. Setiap pergerakan lari, keterlibatan taktis, hingga keseriusan dalam melakukan finishing tercatat secara akurat oleh staf analisis performa.
Menyaring 50 Nama Menuju Skuad Final
Mengonfirmasi bahwa PSSI sebelumnya telah merilis daftar wider squad yang menampung hingga 50 nama pemain untuk dipantau secara langsung oleh tim kepelatihan John Herdman.
Dengan total kuota yang melimpah ini, persaingan internal otomatis menjadi sangat selektif karena proses eliminasi berjalan secara langsung dan objektif berdasarkan performa di atas lapangan.
Pada sesi latihan terakhir yang sempat terbuka untuk awak media, baru terdapat 22 pemain yang secara reguler melahap seluruh porsi latihan fisik dan asah lini depan.