Bukayo Saka Siap Starter, Inggris Waspadai Ancaman Norwegia

Bukayo Saka
Sumber :
  • Pinterest

VIVA Soccer – Timnas Inggris mendapat kabar positif menjelang laga perempat final Piala Dunia 2026 melawan Norwegia. Winger andalan Bukayo Saka memastikan kondisinya semakin membaik setelah pulih dari cedera Achilles dan mengaku siap bermain sejak menit pertama jika dipercaya pelatih.

img_title Hasil Sprint MotoGP Inggris 2026: Martin Juara, Marc Marquez Finis ke-9

Pemain Arsenal berusia 24 tahun itu memang belum tampil penuh sepanjang turnamen. Ia baru menjadi starter dalam dua pertandingan dan total bermain selama 192 menit. Meski demikian, kontribusinya tetap signifikan dengan mencatat tiga assist, menjadikannya salah satu kreator peluang terbaik di Piala Dunia 2026.

Saka menegaskan proses pemulihan berjalan sesuai rencana. Tim medis Inggris juga dinilai berhasil mengatur menit bermainnya agar kondisinya terus meningkat menuju fase-fase krusial turnamen.

img_title Tijjani Reijnders Jadi Rebutan, Man City Ogah Lepas Murah

"Saya merasa sangat baik sekarang dan siap bermain. Menit bermain saya terus bertambah sepanjang turnamen. Saya memang tidak datang ke Piala Dunia dalam kondisi 100 persen, tetapi sekarang semuanya jauh lebih baik," ujar Saka.

Efektivitas Saka Jadi Senjata Inggris

img_title Bobotoh Wajib Tahu! Ini Alasan Persib Mati-matian Datangkan Peralta

Meski belum menjadi pilihan utama di setiap pertandingan, produktivitas Saka menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pemain paling berbahaya di lini serang Inggris.

Tiga assist yang telah ia bukukan hanya kalah dari Michael Olise (lima assist), serta Bruno Guimaraes dan Brahim Diaz yang sama-sama mengoleksi empat assist sepanjang turnamen.

Catatan tersebut semakin impresif jika melihat waktu bermainnya yang relatif sedikit dibanding para pemain lain di daftar teratas.

Saka juga mencatat sejarah bagi Arsenal. Saat membantu Inggris mengalahkan Meksiko, ia menjadi pemain ketiga The Gunners yang mampu mencatat minimal tiga assist dalam satu edisi Piala Dunia setelah Dennis Bergkamp pada 1998 dan Martin Odegaard pada turnamen tahun ini.

Efektivitas inilah yang memberi keuntungan bagi pelatih Inggris. Saka tidak harus selalu bermain 90 menit untuk memberikan dampak besar terhadap jalannya pertandingan.

Inggris Tak Mau Terlena

Kemenangan dramatis atas Meksiko menjadi modal penting bagi Inggris, tetapi Saka menegaskan seluruh skuad sudah melupakan euforia tersebut.

Menurutnya, pertandingan melawan Norwegia akan menghadirkan tantangan berbeda sehingga fokus tim kini sepenuhnya tertuju pada laga perempat final.

Halaman Selanjutnya
img_title