Persib Krisis Pemain Jelang Piala Presiden 2026, Siapkan Taktik Darurat Ini!
- Persib.co.id
VIVASoccer - Persib Bandung dihadapkan pada situasi pelik menjelang laga pembuka Piala Presiden 2026. Di tengah statusnya sebagai tuan rumah Grup A, klub berjuluk Maung Bandung ini resmi kehilangan hampir separuh dari kekuatan inti mereka.
Sebanyak 11 pemain andalan harus meninggalkan tim demi memenuhi panggilan pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia di Bali untuk persiapan ajang Piala AFF 2026.
Persib menyumbang hampir seperempat dari total 50 nama pemain yang dipanggil oleh pelatih kepala Timnas, John Herdman. Fakta ini memaksa tim kepelatihan memutar otak demi menjaga keseimbangan performa tim di Stadion Si Jalak Harupat.
Daftar Pilar Utama yang Absen Akibat TC Timnas
Absennya 11 penggawa inti menyisakan lubang besar di setiap lini pertahanan hingga penyerangan Persib. Secara statistik, nama-nama yang dipanggil mencakup deretan pemain reguler dan rekrutan anyar kelas Eropa.
Berikut rincian komposisi pemain yang harus absen :
- Sektor Penjaga Gawang: Teja Paku Alam.
- Lini Pertahanan: Dion Markx, Kakang Rudianto, Eliano Reijnders, dan Sandy Walsh.
- Lini Tengah: Marc Klok, Thom Haye, Adam Alis, dan Beckham Putra Nugraha.
- Lini Depan: Saddil Ramdani dan Ragnar Oratmangoen.
Menariknya, dua pilar naturalisasi anyar yakni Ragnar Oratmangoen (didatangkan dari klub Belgia, Dender) dan Sandy Walsh (dari Buriram United) langsung tercatat absen sebelum sempat melakoni laga debut pramusim resmi bersama Bobotoh.
Formula Taktis Igor Tolic Siasati Krisis Pemain
Menghadapi situasi darurat ini, pelatih kepala anyar Persib Bandung, Igor Tolic, memilih bersikap realistis namun tetap taktis. Alih-alih meratapi hilangnya pemain bintang, manajemen memilih untuk menggeser target dan mengubah kerangka taktis permainan.
Tim pelatih dipastikan memaksimalkan sisa pemain senior berkolaborasi dengan talenta muda potensial. Nama-nama seperti gelandang asal Jepang Gakuto Notsuda, bek asing Federico Barba, serta striker tajam Andrew Jung diproyeksikan menjadi poros utama tim.
"Kami menggunakan turnamen ini agar para pemain bisa mengenal klub, menyelaraskan fisik, sekaligus bersiap menghadapi bulan September," ujar Igor Tolic.
Taktik ini tergolong berani karena di Grup A, Persib tetap dituntut tampil apik melawan Arema FC, DPMM FC, dan Tampines Rovers. Skema permainan kemungkinan besar beralih ke formasi compact defense guna menghemat stamina para pemain yang tersisa.