Hadapi Mantan Klub, Ezra Walian Jadi Ancaman Serius Persib Bandug

Ezra Walian
Sumber :

VIVASoccer – Laga Persib Bandung kontra Persik Kediri di Super League 2025/2026 bukan sekadar duel perebutan tiga poin. Pertandingan ini sarat emosi karena menjadi momen reuni Maung Bandung dengan Ezra Walian, sosok yang kini menjelma sebagai jantung permainan Harimau Putih.

img_title Shopee Cup 2026: Persib Bandung Hancurkan Port FC di Thailand

Pertandingan akan digelar di Stadion Brawijaya, Kediri, Minggu 5 Januari 2026 pukul 19.00 WIB. Persib datang dengan target mempertahankan posisi di papan atas klasemen, sementara Persik mengandalkan ketajaman dan kepemimpinan Ezra untuk meredam tekanan tim tamu.

Menjelang laga, pelatih Persib Bojan Hodak secara terbuka melontarkan pujian tinggi kepada mantan anak asuhnya tersebut. Hodak menilai Ezra kini menjadi figur sentral sekaligus pembeda dalam permainan Persik Kediri musim ini.

img_title Persib Dapat Suntikan Besar Jelang Shopee Cup, Port FC Menanti!

Bojan Hodak

Photo :
  • Persib Official

“Ezra adalah pemain terbaik di Kediri,” ujar Hodak, dilansir dari laman tvOne. Menurutnya, kualitas Ezra bukan hal baru karena sudah terlihat jelas sejak sang pemain masih berseragam Persib Bandung.

img_title Marc Klok Tegas, Persib Bidik Trofi ASEAN Club Championships 2026

Hodak menjelaskan, kepergian Ezra dari Persib bukan disebabkan oleh penurunan kualitas, melainkan kebutuhan menit bermain yang lebih konsisten. Saat itu, Ezra harus bersaing ketat dengan Ciro Alves, yang menjadi pilihan utama di posisinya.

“Sayangnya waktu itu kami memiliki Ciro di posisinya dan dia ingin menit bermain lebih banyak,” kata Hodak. Meski demikian, setiap kali diturunkan, Ezra kerap memberi dampak instan bagi permainan Persib.

Bojan mengingat peran Ezra sebagai supersub yang sering mengubah jalannya laga. Namun situasi tersebut tidak sepenuhnya sesuai dengan ambisi sang pemain. “Setiap kali masuk, ia tampil sebagai supersub. Tapi dia tidak senang dengan situasi itu dan saya memahaminya,” ungkap Hodak.

Kini, keputusan profesional itu terbayar lunas. Bersama Persik Kediri, Ezra tampil konsisten, dipercaya mengenakan ban kapten, dan menjadi tumpuan utama tim.

“Dia tampil sangat apik di tim lain dan menjadi kapten. Kualitasnya terbukti dan saya tidak pernah meragukannya,” tutup Hodak.**