Hamilton Ungkap Cara Unik untuk Redam Tekanan dan Rebut Gelar Lagi
- GPFans
VIVASoccer – Lewis Hamilton menegaskan dirinya harus berusaha untuk “menenggelamkan semua kebisingan” dan kembali fokus pada cintanya terhadap Formula 1 setelah libur musim panas.
Pembalap Ferrari berusia 40 tahun itu sempat menghadapi akhir pekan sulit di Hungaria, di mana ia hanya mampu start dari posisi ke-12 dan finis tanpa poin, sementara rekan setimnya, Charles Leclerc, meraih pole position.
“Ini soal menenangkan banyak hal dan kembali fokus pada pekerjaan yang saya cintai,” ujar Hamilton pada Kamis (28/8) jelang Grand Prix Belanda di Zandvoort.
Optimisme Setelah Libur
Hamilton mengaku ucapannya usai kualifikasi di Hungaria yang menyebut dirinya “benar-benar tidak berguna” bukanlah refleksi sebenarnya dari perasaannya.
Ia menyebut liburan bersama keluarga, teman, dan anjing kesayangannya, Roscoe, membuatnya kembali menemukan ketenangan.
“Saya menikmati waktu istirahat untuk bisa benar-benar lepas, lalu membawa diri saya kembali ke inti. Itulah cara saya, dengan banyak meditasi dan rasa syukur setiap hari,” katanya.
Meski belum tampil sesuai harapan di musim debutnya bersama Ferrari, Hamilton masih percaya dengan potensi tim.
Ia hanya sekali menang musim ini di sprint race GP China, sementara Leclerc mengoleksi lima podium utama untuk Ferrari.
“Saya tetap percaya dengan potensi yang ada dan apa yang bisa kami capai bersama. Tidak ada yang berhasil tanpa melewati masa-masa sulit. Jadi saya menyambutnya, menantikan hari-hari cerah yang akan datang,” ucap juara dunia tujuh kali itu.
Alonso dan Russell Pasang Badan
Sejumlah rival Hamilton ikut angkat bicara mengenai situasinya. Fernando Alonso menegaskan Hamilton tidak perlu membuktikan apa-apa lagi di dunia F1.
“Dari luar, kita tidak pernah benar-benar tahu apa yang terjadi. Tapi Lewis tidak perlu membuktikan apa pun. Dia pembalap luar biasa dan cepat atau lambat akan kembali ke kecepatan terbaik. Kombinasi dia dan Ferrari selalu harus dihormati,” kata Alonso.
Sementara itu, mantan rekan setim Hamilton di Mercedes, George Russell, menilai sebagian besar pembalap justru sudah menatap ke regulasi baru pada 2026.
“Dengan 14 balapan sudah lewat, mungkin semua pembalap kecuali dua orang sudah menantikan 2026 untuk kesempatan baru bersaing memperebutkan gelar. Untuk seseorang seperti Lewis, itu yang dia hidupkan—bukan sekadar meraih poin,” ujar Russell.
Tantangan di Zandvoort dan Monza
Hamilton saat ini berada di posisi keenam klasemen sementara pebalap. Akhir pekan ini, ia akan menghadapi GP Belanda di Zandvoort, sebelum pekan depan tampil untuk pertama kalinya sebagai pembalap Ferrari di hadapan tifosi di Monza, Italia