Mengapa Tim Eropa Begitu Dominan di Piala Dunia 2026?

Piala Dunia 2026 (foto ilustrasi).
Sumber :
  • pinterest

VIVASoccer – Piala Dunia 2026 menghadirkan satu fenomena yang sulit diabaikan. Dari delapan tim yang berhasil melaju ke babak perempat final, enam berasal dari Eropa. 

img_title Resmi! Megawati Hangestri Comeback, Skuad Hyundai Hillstate Makin Gacor

Mereka adalah Belgia, Inggris, Prancis, Norwegia, Spanyol, dan Swiss, sementara dua slot lainnya ditempati Argentina dan Maroko.

Dominasi tersebut menjadi pencapaian terbaik tim-tim Eropa di Piala Dunia yang digelar di luar Benua Biru sejak edisi 1994. 

img_title Timnas Indonesia Bidik 7 Pemain Keturunan, Siapa Saja Namanya?

Padahal, secara historis, negara-negara Eropa tidak terlalu sukses ketika turnamen berlangsung di luar wilayah mereka. Sejak 1930, hanya Spanyol pada 2010 dan Jerman pada 2014 yang mampu membawa pulang trofi dari turnamen yang digelar di luar Eropa.

Meski sempat menjalani awal yang kurang meyakinkan pada fase grup, tim-tim Eropa perlahan menemukan ritme permainan terbaiknya. 

img_title Setelah Bikin Thailand Gigit Jari, Dua Pemain Garuda Disambut di Eropa!

Dari seluruh pertandingan fase grup melawan wakil non-Eropa, mereka membukukan 17 kemenangan, 12 hasil imbang, dan hanya tujuh kekalahan.

Bangkit Setelah Awal yang LambatCuaca panas di Amerika Utara sempat dianggap menjadi salah satu tantangan terbesar bagi tim-tim Eropa. 

Beberapa negara bahkan memilih menjalani pemusatan latihan di daerah dengan suhu tinggi agar lebih cepat beradaptasi.

Namun para pelatih enggan menjadikan kondisi cuaca sebagai alasan atas hasil yang kurang maksimal pada laga-laga awal. 

Mereka justru menilai penyelesaian akhir, efektivitas permainan, dan kesalahan sendiri menjadi faktor utama yang membuat sejumlah tim gagal meraih kemenangan di pertandingan pembuka.

Memasuki fase gugur, kualitas tim-tim Eropa mulai terlihat jelas. 

Inggris mampu mengatasi tekanan suporter tuan rumah dan kondisi Stadion Azteca untuk menyingkirkan Meksiko. 

Prancis berhasil melewati permainan keras Paraguay, sementara Belgia tampil tenang ketika mengalahkan tuan rumah Amerika Serikat.

Prancis Masih Jadi Favorit

Di antara seluruh wakil Eropa, Prancis masih dianggap sebagai kandidat terkuat untuk meraih gelar juara. 

Les Bleus memiliki kedalaman skuad yang luar biasa, terutama di lini depan yang dipimpin Kylian Mbappe, salah satu kandidat kuat peraih Sepatu Emas dengan koleksi tujuh gol.

Selain Prancis, Spanyol juga menunjukkan performa yang konsisten sepanjang turnamen. 

Inggris terus berkembang setelah melewati fase grup, sedangkan Belgia siap menantang Spanyol dalam duel sesama wakil Eropa demi memperebutkan tiket semifinal.

Norwegia dan Swiss Jadi Kejutan

Dua negara lain yang mencuri perhatian adalah Norwegia dan Swiss. 

Norwegia sukses menembus perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1998 dengan Erling Haaland sebagai bintang utama. 

Penyerang Manchester City tersebut juga telah mencetak tujuh gol sepanjang turnamen.

Swiss juga tampil mengejutkan setelah menyingkirkan Kolombia melalui adu penalti. Keberhasilan itu membawa mereka mencapai perempat final untuk pertama kalinya sejak 1954.

Kini, keenam wakil Eropa memiliki peluang besar menciptakan sejarah baru. 

Jika salah satu dari mereka mampu menjadi juara, maka Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi ketiga sepanjang sejarah yang dimenangkan negara Eropa di luar benuanya. 

Dengan performa yang diperlihatkan hingga babak delapan besar, peluang tersebut kini terlihat lebih terbuka dibanding sebelumnya.**