Pasokan Beras Premium Jabar Tertahan Harga Pemasok, BULOG Guyur Ritel Modern
- Istimewa
VIVANews - Ketersediaan beras premium kemasan 5 kilogram di sejuta gerai ritel modern wilayah Jawa Barat mengalami penurunan. Pasokan beras jenis ini relatif sulit ditemukan konsumen di beberapa titik penjualan swalayan.
Kondisi tersebut terjadi bukan karena kelangkaan stok beras secara nasional, melainkan akibat terbatasnya distribusi beras premium yang masuk ke rantai pasok ritel modern.
Masalah keterbatasan stok beras premium di tingkat pengecer dipengaruhi oleh pergerakan harga di tingkat pemasok. Saat ini, harga beras premium dari produsen atau pemasok tercatat berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Ketimpangan harga tersebut membuat pelaku usaha ritel modern membatasi pasokan beras premium kemasan 5 kg.
Aturan HET membatasi ritel untuk menjual produk di atas batas harga resmi, sehingga distribusi dari pemasok yang mematok harga tinggi menjadi terhambat.
Langkah BULOG Menambah Pasokan Beras Premium Jabar
Untuk mengatasi keterbatasan pasokan, Perum BULOG Kantor Wilayah Jawa Barat menyalurkan produk beras premium ke jaringan ritel modern di wilayah tersebut. Penyaluran ini dilakukan guna menambah pilihan komoditas beras bagi masyarakat selain pasokan beras medium.
Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Jawa Barat, Nurman Susilo, menyatakan bahwa pihak BULOG mendistribusikan beras premium untuk memperluas ketersediaan komoditas pangan di pasar swalayan.
Selain beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kualitas medium, BULOG menyalurkan dua merek beras premium kemasan 5 kilogram, yaitu Beras Punokawan dan Befood Setra Ramos.
Jaringan Ritel yang Menerima Distribusi Beras BULOG
Distribusi beras premium produksi BULOG di wilayah Jawa Barat saat ini telah masuk ke beberapa jaringan ritel modern besar, antara lain:
- Yogya Group
- Yomart Group
- Borma Group
- Indomarco (Indomaret)
- Indogrosir
Penyaluran ke ritel-ritel tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan beras premium tetap terjangkau oleh masyarakat di tengah tersendatnya pasokan dari produsen swasta.
BULOG Jawa Barat melakukan pemantauan berkala terhadap ketersediaan stok serta pergerakan harga beras di tingkat pengecer.
Langkah koordinasi bersama pemangku kepentingan dan pengelola ritel terus dijalankan agar distribusi tetap sesuai dengan aturan harga pemerintah.