Perut Kosong vs Makan Sebelum Lari: Mana yang Lebih Efektif untuk Tubuh?

Olahraga Lari
Sumber :

VIVASoccer – Banyak pelari, terutama yang rutin lari pagi, sering memilih berlari dengan perut kosong karena takut mules atau keterbatasan waktu untuk sarapan. 

Namun, pakar lari sekaligus youtuber Melanie Putri menekankan bahwa keputusan makan sebelum lari harus disesuaikan dengan tujuan, durasi, dan intensitas latihan.

Jika latihan ringan dan singkat, misalnya kurang dari 60 menit, berlari dengan perut kosong masih aman asalkan tetap minum air putih atau minuman isotonik. 

Olahraga Lari

Photo :
  • -

Namun, untuk latihan intensitas tinggi atau long run lebih dari 60 menit, sangat disarankan untuk makan 60–90 menit sebelum berlari agar glikogen tubuh cukup sebagai sumber energi.

Melanie menambahkan, berlari tanpa cadangan energi yang cukup dapat membuat tubuh cepat lelah, kehilangan massa otot, bahkan memicu produksi hormon stres kortisol. 

Untuk makanan pra-lari, pilihlah yang ringan dan mudah dicerna, seperti roti dengan selai, oatmeal, pisang, atau energi bar.

Ia juga menyarankan membawa snack ringan atau energi gel untuk dikonsumsi selama latihan panjang. 

Intinya, setiap pelari harus memahami kebutuhan tubuhnya sendiri dan menyesuaikan asupan makanan sebelum berlari demi performa optimal.**