BTN Sulap Pesisir Denpasar Jadi Benteng Hijau dan Ekowisata

Dorong Karbon Biru Sekaligus Digitalisasi Transaksi QRIS Warga
Sumber :
  • Istimewa

 

img_title Igor Tolic Waspadai Melbourne Victory, Persib Hadapi Laga Paling Serius

VIVA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menunjukkan komitmen nyatanya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat ekosistem pesisir. 

Bekerja sama dengan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Simbar Segara, BTN menggelar aksi penanaman 10.000 bibit mangrove di kawasan konservasi Simbar Segara, Pemogan, Denpasar, Bali.

img_title Adam Alis Jadi Pahlawan Persib di Pakansari, Siap Bikin Kejutan di Asia?

Melalui program bertajuk BTN KPR (Kawasan Pesisir Regrowth), kegiatan ini dirancang untuk mencegah ancaman abrasi pesisir, mendukung penyerapan karbon biru (blue carbon), sekaligus memberdayakan masyarakat lokal secara berkelanjutan. 

Langkah ini sekaligus mempertegas posisi BTN yang tak hanya berfokus pada pembiayaan perumahan, tetapi juga kualitas lingkungan tempat tinggal masyarakat.

img_title Prediksi Persib vs Melbourne Victory di AFC Champions League Two

Dukungan Strategi Keberlanjutan dan ESG BTN

Inisiatif ini sejalan dengan semangat Danantara Indonesia dalam mendorong BUMN menciptakan nilai jangka panjang melalui pertumbuhan bisnis yang ramah lingkungan. Bagi BTN, keutuhan bangunan hunian harus ditopang oleh ekosistem alam yang tangguh di sekitarnya.

Direktur Risk Management BTN, Setiyo Wibowo, menegaskan bahwa penanaman mangrove ini bukan sekadar agenda konservasi formalitas. Kegiatan ini merupakan pilar strategis dalam mewujudkan visi perbankan yang bertanggung jawab sosial dan lingkungan.

“Bagi BTN, ini bukan hanya sekadar konservasi. Secara strategi besar, ini merupakan salah satu pilar penting dalam visi dan misi kami, yaitu menjalankan bisnis perbankan yang bertanggung jawab kepada masyarakat dan lingkungan,” kata Setiyo Wibowo di Denpasar.

Setiyo menambahkan, seluruh komitmen tersebut telah terintegrasi dalam peta jalan (roadmap) Environmental, Social, and Governance (ESG) BTN. Hal ini memastikan bahwa setiap ekspansi bisnis perseroan selalu memperhitungkan dampak dan pengelolaan lingkungan hidup.

Pemberdayaan Masyarakat dan Literasi Keuangan Digital

Menariknya, program BTN KPR tidak berhenti pada penanaman pohon semata. BTN turut mengintegrasikan aksi konservasi dengan pemberdayaan ekonomi warga setempat. 

Program ini mencakup gerakan Nabung Mangrove serta aksi pelepasliaran kepiting bakau sebagai investasi keanekaragaman hayati. Selain itu, melalui Batara Aksi, masyarakat mendapatkan pelatihan kerajinan ecoprint dan pengolahan produk turunan mangrove. 

Tak ketinggalan, BTN menghadirkan Bale Corner guna memacu literasi keuangan serta digitalisasi transaksi UMKM berbasis QRIS.

Apresiasi setinggi-tingginya disampaikan oleh Penelaah Teknis Kebijakan UPTD Tahura Ngurah Rai, Made Yudha Wibawa. Pihaknya berharap kemitraan ini terus berlanjut agar kelompok pengelola mangrove dapat tumbuh semakin mandiri.

Sementara itu, Ketua KUB Simbar Segara, Ketut Darsana, mengungkapkan bahwa kelompoknya kini menjaga 32 hektare kawasan mangrove sekaligus mengembangkannya menjadi destinasi ekowisata dan sarana edukasi.

Aksi di Bali ini memperpanjang catatan hijau BTN sepanjang periode 2025 hingga 2026. Perseroan tercatat telah menanam sebanyak 20.100 bibit mangrove di enam lokasi strategis di Indonesia, meliputi Paser, Makassar, Brebes, Pekalongan, Kepulauan Seribu, dan Bali.

Sinergi antara BTN, Danantara Indonesia, pemerintah, dan masyarakat lokal diharapkan mampu membentengi wilayah pesisir sekaligus menciptakan ekosistem perumahan yang tangguh, aman, dan berkelanjutan bagi masa depan.