Khamzat Chimaev Juara UFC, Dapat Hadiah Fantastis dari Presiden Chechnya
- TvOneNews
VIVASoccer – Kemenangan bersejarah Khamzat Chimaev di UFC 319 tak hanya memberikannya sabuk juara Middleweight, tetapi juga hadiah fantastis berupa mobil mewah Mercedes-Maybach GLS 600 dari Presiden Chechnya, Ramzan Kadyrov.
Hubungan dekat keduanya kembali menjadi sorotan setelah sang presiden menyambut langsung kedatangan Chimaev di bandara Grozny.
Dalam pertarungan yang berlangsung sengit selama 25 menit, Khamzat Chimaev berhasil mengalahkan juara bertahan Dricus Du Plessis melalui submission.
Kemenangan ini menjadi tonggak sejarah baru, terutama karena kedua petarung memiliki rekor gemilang di kancah UFC.
Chimaev mempertahankan rekor tak terkalahkannya menjadi 15-0, sementara Du Plessis mencatatkan kekalahan ketiganya dari 26 pertarungan.
Selain merebut gelar, Khamzat Chimaev juga memecahkan rekor pukulan terbanyak di UFC dengan total 529 pukulan, melampaui rekor Max Holloway pada 2021.
Meski bertarung keras, kedua petarung menunjukkan sikap sportif yang patut diacungi jempol. Chimaev bahkan memuji kekuatan dan keberanian Du Plessis yang mau menerima tantangannya.
"Dia (Du Plessis) kuat. Saya tidak bisa menyelesaikannya. Saya menghormatinya. Dia satu-satunya juara yang berani menyebut nama saya. Orang ini berhati besar," ujar Chimaev.
Setibanya di Chechnya, Chimaev disambut bak pahlawan. Ramzan Kadyrov bersama sejumlah pejabat tinggi, termasuk Perdana Menteri Magomed Daudov, hadir di bandara untuk menyambutnya. Hadiah spesial pun menanti.
Kadyrov menyerahkan sebuah Mercedes-Maybach GLS 600 keluaran tahun 2025 yang ditaksir seharga USD 180.000 atau sekitar Rp2,9 miliar.
Ini bukan kali pertama Kadyrov menghadiahi Chimaev dengan mobil mewah. Sebelumnya, Chimaev sudah menerima tiga mobil serupa, termasuk setelah kemenangannya melawan Kamaru Usman.
Kedekatan keduanya memang sudah terjalin lama. Chimaev diketahui menjadi pelatih bela diri untuk putra-putra Kadyrov, dan sang presiden juga pernah berperan penting dalam mendamaikan perselisihan Chimaev dengan Abubakar Nurmagomedov.
Bahkan, Kadyrov adalah sosok yang membujuk Chimaev untuk mengurungkan niatnya pensiun dari UFC pada tahun 2020.*