Erick Thohir dan John Herdman Evaluasi Timnas Indonesia
- PSSI
VIVASoccer – Timnas Indonesia baru saja meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Namun, Ketua Umum PSSI Erick Thohir tidak ingin Skuad Garuda terlalu lama larut dalam euforia.
Erick Thohir bersama pelatih John Herdman akan melakukan evaluasi terhadap Timnas Indonesia setelah berakhirnya turnamen.
Evaluasi tersebut dilakukan sebagai persiapan menghadapi Piala Asia 2027.
Erick menyebut masih ada banyak titik kelemahan yang harus diperbaiki dari permainan Timnas Indonesia.
Menurutnya, keberhasilan meraih trofi tidak berarti seluruh persoalan dalam tim sudah selesai.
Justru, pertandingan selama FIFA ASEAN Cup 2026 memberikan gambaran mengenai bagian-bagian yang masih harus dibenahi.
Erick mengatakan dirinya akan duduk bersama John Herdman untuk membahas berbagai kekurangan tersebut.
Ia menyebut masih ada banyak hal yang perlu diperbaiki sebelum Timnas Indonesia tampil di Piala Asia 2027.
Evaluasi menjadi semakin penting karena level lawan yang akan dihadapi Indonesia nantinya jauh lebih berat.
Skuad Garuda tergabung di Grup F Piala Asia 2027 bersama Jepang, Qatar, dan Thailand.
Ketiga negara tersebut akan menjadi ujian besar bagi John Herdman dan para pemainnya.
Karena itu, Erick ingin keberhasilan di FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi modal untuk melakukan pembenahan, bukan alasan untuk cepat berpuas diri.
Banyak Pelajaran dari FIFA ASEAN Cup 2026
Perjalanan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 memang berakhir dengan trofi.
Namun, Skuad Garuda sempat menghadapi sejumlah pertandingan sulit sepanjang turnamen.
Salah satunya ketika Indonesia bermain imbang 0-0 melawan Malaysia di SUGBK.
Indonesia bahkan harus bermain dengan 10 pemain setelah Thom Haye mendapatkan kartu merah.
Kondisi tersebut membuat pertandingan berjalan sulit bagi Skuad Garuda.
Indonesia kemudian menunjukkan respons positif ketika menghancurkan Bangladesh dengan skor 9-2.
Kemenangan besar tersebut mengantarkan Indonesia ke final setelah unggul produktivitas gol atas Malaysia.
Namun, pertandingan final melawan Thailand kembali menunjukkan bahwa Indonesia masih harus bekerja keras.
Thailand mampu memberikan perlawanan hingga 120 menit meskipun bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-81.
Indonesia dan Thailand bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan berakhir.
Skuad Garuda kemudian memastikan gelar juara setelah menang 4-2 melalui adu penalti.