Timnas Indonesia Turun Peringkat FIFA Tanpa Bertanding

Timnas Indonesia
Sumber :
  • PSSI

VIVASoccer – PSSI secara strategis memilih untuk mengosongkan agenda Timnas senior pada FIFA Matchday November 2025.

img_title Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Jam Kick-Off Bikin Suporter Wajib Tahu

Keputusan ini diambil agar federasi dapat fokus penuh pada perburuan pelatih baru yang diproyeksikan memimpin Skuad Garuda menuju target ambisius, termasuk Piala Asia 2027.

Dengan demikian, Jay Idzes dan kawan-kawan baru dijadwalkan kembali merumput pada Maret 2026.

img_title Laga Spesial Megawati! Catat Jadwal Reuni Lawan Red Sparks di V-League

Namun, diamnya Indonesia di jeda internasional justru dimanfaatkan oleh negara lain untuk melesat.

Menurut data terbaru dari Football-Ranking, posisi Indonesia yang kini mengumpulkan 1144,73 poin tergeser secara dramatis oleh lonjakan poin yang dialami negara lain.

img_title Jangan Remehkan Megawati! Gagal di KOVO Cup 2026, Hyundai Hillstate Justru Punya Peluang Juara Liga

Suriname didapuk menjadi aktor utama di balik penurunan peringkat Garuda. Negara yang memiliki banyak garis keturunan Indonesia dan Belanda ini tampil memukau pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONCACAF.

Kemenangan meyakinkan 4-0 yang mereka raih atas El Salvador pada 14 November 2025 membuat Suriname meraup tambahan signifikan, yakni 15,14 poin FIFA.

Tambahan poin tersebut membawa Suriname melesat lima tingkat, dari peringkat 126 naik drastis ke posisi 121 dunia dengan koleksi 1151,03 poin.

Lonjakan tajam ini secara otomatis menyalip Indonesia dan Sierra Leone, yang masing-masing harus turun satu peringkat.

Pergerakan ini masih berpotensi berubah dalam beberapa hari ke depan. Suriname dijadwalkan menghadapi Guatemala pada Rabu (19/11/2025) pagi WIB.

Jika Suriname kembali meraih kemenangan, jarak poin mereka akan semakin jauh dari Indonesia.

Sebaliknya, kekalahan akan menggerus poin mereka dan membuka peluang tipis bagi Indonesia untuk kembali naik satu tingkat.

Posisi Indonesia dalam Ranking FIFA kini berada dalam posisi pasif. Hingga pelatih baru ditunjuk dan Timnas kembali bertanding pada Maret 2026, nasib peringkat Garuda sepenuhnya akan ditentukan oleh hasil pertandingan negara-negara lain, terutama Suriname yang kini menjadi pesaing terdekat.

Situasi ini menjadi pengingat bagi PSSI akan urgensi percepatan penunjukan pelatih demi segera menyusun program pertandingan internasional yang efektif untuk mendongkrak kembali posisi Indonesia di pentas global.*