Eduardo Perez Bela John Herdman, Minta Timnas Indonesia Bersabar
- id.pinterest.com
VIVASoccer – John Herdman mendapat dukungan dari mantan pelatih kiper Timnas Indonesia, Eduardo Perez, setelah gagal membawa Skuad Garuda melewati fase grup Piala AFF 2026.
Eduardo Perez meminta publik tidak terburu-buru menghakimi kinerja John Herdman yang baru sekitar tujuh bulan menangani Timnas Indonesia.
Menurut Eduardo Perez, waktu tersebut masih terlalu singkat untuk menilai secara menyeluruh pekerjaan pelatih asal Inggris tersebut.
Eduardo Perez memiliki pengalaman langsung menangani Timnas Indonesia.
Ia pernah menjadi pelatih kiper ketika Luis Milla menjadi pelatih kepala Skuad Garuda pada 2017 hingga 2018.
Setelah meninggalkan Timnas Indonesia, Eduardo Perez juga melanjutkan karier kepelatihannya di Indonesia bersama PSS Sleman dan Persebaya Surabaya.
Eduardo Perez Minta John Herdman Diberi Waktu
Pernyataan Eduardo Perez muncul setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
Skuad Garuda hanya bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada pertandingan terakhir Grup A.
Hasil tersebut membuat perjalanan Timnas Indonesia di turnamen berakhir lebih cepat dan memunculkan tuntutan evaluasi terhadap John Herdman.
Eduardo Perez memahami bahwa hasil pertandingan menjadi salah satu ukuran penting untuk menilai seorang pelatih.
Namun, ia menilai John Herdman masih membutuhkan waktu untuk membangun Timnas Indonesia sesuai dengan gagasan permainan yang ingin diterapkan.
Menurut Eduardo Perez, publik sebaiknya tidak mengambil kesimpulan hanya berdasarkan hasil satu turnamen.
John Herdman sebelumnya membawa Timnas Indonesia meraih beberapa hasil positif pada awal masa kepemimpinannya.
Skuad Garuda sempat menang atas Saint Kitts and Nevis, Oman, dan Mozambik, meski juga mengalami kekalahan dari Bulgaria.
John Herdman Tetap Harus Dievaluasi
Dukungan Eduardo Perez bukan berarti John Herdman terbebas dari evaluasi.
Kegagalan di Piala AFF 2026 tetap menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diperbaiki.
John Herdman perlu meningkatkan organisasi pertahanan, efektivitas serangan, transisi, serta kemampuan Timnas Indonesia dalam mengontrol pertandingan.
Tantangan berikutnya adalah bagaimana mengubah kualitas individu para pemain menjadi permainan tim yang lebih konsisten.
Timnas Indonesia memiliki sejumlah pemain yang berkarier di luar negeri sehingga John Herdman mempunyai materi untuk membangun skuad kompetitif.