Lionel Scaloni Redam Rivalitas Argentina vs Inggris di Semifinal
VIVASoccer – Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, berusaha meredam panasnya rivalitas menjelang duel melawan Inggris pada babak semifinal Piala Dunia 2026.
Menurutnya, pertandingan tersebut seharusnya dipandang sebagai laga sepak bola biasa, bukan ajang untuk mengungkit sejarah panjang antara kedua negara.
Argentina dan Inggris akan saling berhadapan setelah sama-sama berhasil melewati babak perempat final.
Argentina melangkah usai mengalahkan Swiss, sedangkan Inggris memastikan tempat di empat besar setelah menyingkirkan Norwegia.
Pertemuan kedua tim langsung mengingatkan publik pada sejumlah duel ikonik di Piala Dunia.
Namun, Scaloni menegaskan bahwa para pemain saat ini tidak seharusnya dibebani oleh peristiwa yang terjadi puluhan tahun lalu.
Scaloni Ingin Fokus ke Pertandingan
Scaloni mengatakan hubungan antara Argentina dan Inggris memang memiliki sejarah panjang.
Meski demikian, ia menilai pertandingan nanti hanya akan ditentukan oleh kualitas permainan di atas lapangan.
Menurutnya, para pemain generasi sekarang tidak memiliki keterkaitan langsung dengan rivalitas masa lalu.
Karena itu, ia berharap atmosfer pertandingan tetap sportif dan seluruh perhatian tertuju pada sepak bola.
Pelatih berusia 48 tahun itu juga menilai Inggris sebagai salah satu tim terbaik di turnamen.
Ia menyebut skuad asuhan Thomas Tuchel memiliki banyak pemain berkualitas dan layak berada di semifinal.
Meski memberikan respek kepada lawan, Scaloni memastikan Argentina tetap datang dengan target meraih kemenangan demi mempertahankan peluang mempertahankan gelar juara dunia.
Argentina Siap Pertahankan Asa Juara
Scaloni menegaskan timnya sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin menghadapi Inggris.
Ia percaya pengalaman para pemain di pertandingan besar akan menjadi modal penting dalam laga semifinal nanti.
Argentina juga masih mengandalkan sejumlah pemain kunci yang tampil konsisten sepanjang turnamen.
Kombinasi pengalaman dan kualitas individu menjadi kekuatan utama Albiceleste dalam menghadapi lawan-lawan berat.
Di sisi lain, Inggris datang dengan rasa percaya diri tinggi setelah menunjukkan performa stabil sejak fase grup.
Kondisi tersebut membuat duel semifinal diprediksi berlangsung ketat dan menarik.
Scaloni berharap pertandingan berjalan dengan penuh respek dan sportivitas.
Baginya, laga ini merupakan kesempatan bagi kedua tim untuk menunjukkan kualitas terbaik demi memperebutkan satu tiket menuju final Piala Dunia 2026.