PSSI Dikejar Deadline AFF 2026, Kapan Debut Luke Vickery - Mitchell Baker?
VIVASoccer - Pendaftaran pemain untuk ajang Piala AFF 2026 menjadi perhatian besar publik sepak bola nasional. Pasalnya, sejumlah nama pemain keturunan dan calon naturalisasi terus dikaitkan dengan Timnas Indonesia jelang laga perdana kontra Kamboja pada 27 Juli 2026.
Namun, tidak semua pemain yang baru selesai menjalani proses naturalisasi bisa langsung tampil membela skuad Garuda. Ada tahapan administratif dan regulasi internasional yang wajib dipenuhi sebelum nama pemain didaftarkan ke federasi penyelenggara.
Mengacu pada regulasi resmi AFF dan FIFA, setiap federasi peserta wajib menyerahkan daftar pemain final atau entry by name sebelum tenggat waktu tertentu yang biasanya ditetapkan sekitar beberapa hari hingga dua pekan sebelum turnamen dimulai.
Naturalisasi Bukan Tahap Akhir
Dalam praktiknya, proses menjadi pemain Timnas Indonesia tidak berhenti setelah pengambilan sumpah warga negara Indonesia (WNI). Setelah status kewarganegaraan sah secara hukum nasional, PSSI masih harus mengurus perpindahan asosiasi dan kelayakan bermain ke FIFA apabila pemain sebelumnya pernah terdaftar di negara lain.
Tahapan ini dikenal sebagai proses eligibility atau surat kelayakan bermain. PSSI harus mengirim dokumen resmi kepada FIFA, termasuk paspor Indonesia, dokumen kewarganegaraan, riwayat pertandingan internasional, hingga administrasi perpindahan federasi.
FIFA kemudian melakukan verifikasi sebelum mengeluarkan persetujuan resmi. Situasi tersebut sebelumnya pernah terjadi pada beberapa pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang harus menunggu surat persetujuan FIFA meski sudah resmi menjadi WNI.
AFF Tetap Mengacu pada Regulasi FIFA
AFF tidak memiliki kewenangan untuk mengabaikan aturan FIFA terkait status pemain internasional. Karena itu, pemain yang belum menerima pengesahan kelayakan bermain dari FIFA tidak bisa dimasukkan ke daftar akhir skuad.
Hal ini membuat manajemen waktu menjadi sangat penting bagi PSSI. Jika proses administrasi terlambat beberapa hari saja, maka pemain berpotensi gagal tampil pada fase grup Piala AFF meski sudah ikut latihan bersama Timnas Indonesia.
Risiko Deadline dan Strategi Administratif
Dengan jadwal turnamen yang semakin dekat, PSSI harus memastikan seluruh dokumen pemain diselesaikan sebelum batas waktu AFF ditutup. Secara teknis, federasi biasanya juga menyiapkan daftar pemain cadangan untuk mengantisipasi keterlambatan proses legalitas.