Raket Dibanting, Air Mata Tumpah! Leo/Bagas Juara Thailand Masters 2026
- PBSI
VIVASoccer – Dominasi mutlak ditunjukkan pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, saat merebut gelar juara Thailand Masters 2026.
Tampil di partai final sesama wakil Merah Putih, Leo/Bagas menang meyakinkan atas Raymond Indra/Nikolaus Joaquin lewat dua gim langsung, 21-10 dan 21-17, di Nimibutr Stadium, Minggu 1 Februari 2026.
Sejak gim pertama, Leo/Bagas tampil agresif dan nyaris tanpa celah. Statistik mencerminkan dominasi mereka, dengan keunggulan jauh dalam perolehan poin cepat dan minim kesalahan sendiri.
Tekanan bertubi-tubi membuat Raymond/Nikolaus kesulitan keluar dari ritme permainan hingga akhirnya harus mengakui keunggulan senior mereka.
Gelar ini menjadi titik balik penting bagi Leo/Bagas. Terakhir kali mereka naik podium tertinggi terjadi hampir dua tahun lalu, tepatnya di Korea Open 2024, saat menaklukkan pasangan tuan rumah Kan Min-hyuk/Seo Seung-jae di final.
Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana
- PBSI
Setelah itu, performa mereka sempat menurun dan tergerus persaingan ketat sektor ganda putra Indonesia.
Faktor cedera yang dialami Leo juga berpengaruh besar. Kondisi tersebut membuat pasangan ini absen di sejumlah turnamen penting dan kehilangan momentum dalam perburuan poin peringkat dunia.
Tak heran, kemenangan di Thailand Masters 2026 terasa sangat emosional. Momen paling menyita perhatian terjadi di poin penentuan.
Usai memastikan gelar juara, Leo terlihat membanting raket ke lapangan sebagai luapan emosi. Aksi tersebut langsung menjadi sorotan penonton di arena.
Namun, Leo menegaskan selebrasi itu murni spontan, lahir dari penantian panjang dan tekanan yang mereka rasakan selama masa sulit.
"Alhamdulillah bisa juara di Thailand Masters super 300 kali ini. Kami sudah lama tidak masuk final, kami juga belum bisa juara lagi setelah Korea Open 2024, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelatih yang sudah support dan membantu kami berdua." ujar Leo dikutip dari laman PBSI (1/2/2026).
"Saya juga mau meminta maaf karena selebrasi saya tadi membanting raket, karena udah lama gak juara dan saya spontan banting raket." tambahnya.
Kemenangan ini memberi dampak besar bagi posisi Leo/Bagas di peta persaingan ganda putra Indonesia.