Timnas Indonesia Bisa Punya Kapten Baru, Tapi Justin Peringatkan Risiko Besar!

Timnas Indonesia
Sumber :

VIVASoccer – PSSI hingga kini masih belum mengumumkan siapa yang akan menjadi pelatih Timnas Indonesia setelah pemecatan Patrick Kluivert. Salah satu nama yang ramai diperbincangkan belakangan ini adalah Timur Kapadze.

img_title Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Jam Kick-Off Bikin Suporter Wajib Tahu

Timur Kapadze dianggap memiliki pengalaman yang mumpuni karena sukses membawa Timnas Uzbekistan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini membuat publik Indonesia banyak berharap ia bisa memimpin Timnas Garuda.

Namun, pandangan Coach Justin memberi perspektif berbeda soal ekspektasi terhadap Kapadze. Menurutnya, keberhasilan Kapadze di Uzbekistan bukanlah hal instan, melainkan hasil proses panjang yang dijalani secara sistematis.

img_title Laga Spesial Megawati! Catat Jadwal Reuni Lawan Red Sparks di V-League

Timnas Indonesia

Photo :
  • id.pinterest.com

Coach Justin juga meragukan apakah Timur Kapadze bisa bertahan lama di Timnas Indonesia.

img_title Jangan Remehkan Megawati! Gagal di KOVO Cup 2026, Hyundai Hillstate Justru Punya Peluang Juara Liga

Ia menyoroti dinamika dan ketidakstabilan yang kerap terjadi di sepak bola Indonesia, terutama di level pimpinan PSSI.

"Siapa bilang 5 tahun, entar ada ketua baru diganti lagi," ujar Coach Justin dalam kanal YouTube Trifellas, menyinggung potensi pergantian manajemen yang bisa memengaruhi nasib pelatih.

Coach Justin menambahkan, kondisi serupa pernah dialami oleh pelatih sebelumnya seperti Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong.

Mereka sering mendapat tekanan publik untuk mundur jika tim kalah dalam beberapa laga, meski kualitas mereka sebenarnya tetap mumpuni.

Ia menekankan bahwa kekalahan sebuah tim bukan selalu cerminan kualitas pelatih. "Kayak kemarin kalah lawan Mali, emang Mali negara rank berapa, 50," kata Coach Justin, menyoroti reaksi berlebihan publik Indonesia terhadap kekalahan.

Menurut Coach Justin, publik Indonesia cenderung menuntut kemenangan sempurna. Jika gagal, kritik dan tekanan bisa langsung datang bertubi-tubi, sebuah realita yang harus diperhitungkan jika Timur Kapadze benar-benar jadi pelatih Timnas Indonesia.**