Jay Idzes dan Calvin Verdonk Pasang Badan Buat Erick Thohir

Calvin Verdonk
Sumber :
  • id.pinterest.com

VIVASoccer – Dua pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Calvin Verdonk, kompak memberikan dukungan kepada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang tengah menjadi sorotan publik usai kegagalan Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

img_title Persija dan Persita Dijatuhi Sanksi Komdis PSSI, The Jakmania Dilarang Away

Seperti diketahui, Timnas Indonesia gagal melaju ke putaran selanjutnya setelah menelan dua kekalahan beruntun di babak keempat. Skuad asuhan Patrick Kluivert kalah 2-3 dari Arab Saudi dan tumbang 0-1 dari Irak.

Hasil tersebut membuat peluang Indonesia tampil di ajang sepak bola paling bergengsi dunia itu resmi pupus.

img_title Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Jam Kick-Off Bikin Suporter Wajib Tahu

Tak hanya hasil di lapangan, performa Timnas Indonesia juga menuai kritik keras dari para suporter.

Banyak penggemar menilai gaya bermain tim di bawah Kluivert jauh dari harapan.

img_title Laga Spesial Megawati! Catat Jadwal Reuni Lawan Red Sparks di V-League

Akun Instagram Jay Idzes

Photo :
  • -

Akibatnya, bukan hanya sang pelatih yang diserang, tetapi juga Erick Thohir, yang dianggap gegabah memecat Shin Tae-yong, pelatih yang sebelumnya dinilai membawa progres positif.

Situasi panas ini kemudian coba diredam oleh Jay Idzes. Bek Venezia itu menegaskan bahwa Erick Thohir sudah bekerja keras memberikan dukungan maksimal bagi tim nasional.

Hal senada juga diungkapkan oleh Calvin Verdonk. Pemain Lille tersebut menyampaikan rasa sedihnya melihat banyak komentar negatif yang menyerang Erick Thohir.

“Seperti Jay, saya ingin menanggapi beberapa reaksi yang saya lihat di media tentang Pak Thohir. Beberapa komentar negatif membuat saya sedih karena saya bermain untuk Indonesia dengan bangga dan penuh komitmen,” tulis Verdonk di akun Instagram-nya.

Ia menambahkan bahwa Erick Thohir telah menciptakan lingkungan profesional dan berstandar tinggi untuk para pemain.

“Yang tidak banyak orang sadari, Pak Thohir dan timnya telah menciptakan lingkungan berkinerja tinggi kelas dunia yang memungkinkan kami berkembang dan tampil sebaik mungkin,” lanjutnya.

Kini, setelah pemecatan Patrick Kluivert, posisi pelatih kepala Timnas Indonesia resmi kosong.

PSSI disebut tengah mempertimbangkan sejumlah nama untuk menjadi suksesor, dengan harapan mampu membawa Garuda bangkit di laga-laga penting berikutnya.**