Rahasia Sukses MU Era Rooney: Main Game PlayStation

Manchester United
Sumber :

VIVASoccer – Wayne Rooney mengungkap rahasia unik di balik kejayaan Manchester United pada masa keemasannya.

img_title 10 Pemain Tottenham Bikin Manchester United Kecewa di Old Trafford

Menurut sang legenda, komunikasi yang terjalin lewat permainan video game di konsol PlayStation Portable (PSP) menjadi faktor penting kesuksesan tim.

Dikutip dari podcast The Wayne Rooney Show di BBC, mantan penyerang MU, Everton, dan timnas Inggris itu bercerita bahwa dirinya dan rekan setim kerap bermain gim tembak-menembak SOCOM saat bepergian dengan bus maupun pesawat.

img_title Bursa Transfer Persib 2026: Intip Kans Dino Kalesic dan Eks Manchester United

“Saya benar-benar percaya bahwa bagian besar dari kesuksesan kami berasal dari bermain di PSP,” ujar Rooney.

“Kami memainkannya di pesawat, di bus tim. Itu membuat kami lebih banyak berkomunikasi. Harus bicara, harus benar secara taktik, bahkan saling menolong saat ada yang ‘terbunuh’. Itu bagian besar dari kesuksesan kami.”

img_title Gila! 10 Pemain Manchester City Bungkam MU 1-0 di Old Trafford

Rooney menyebut kebiasaan itu melibatkan nama-nama besar seperti Rio Ferdinand, Michael Carrick, John O’Shea, dan Wes Brown.

Menariknya, gaya bermain di game tersebut, menurutnya, mencerminkan karakter di lapangan.

“Michael Carrick itu tenang dan licik. Dia suka sembunyi, lalu tiba-tiba lempar granat,” kata Rooney.

“Kalau saya, langsung terjun ke depan, jadi garda terdepan.”

Namun tidak semua pemain menyukai kebiasaan tersebut. Kiper Edwin van der Sar bahkan sering merasa terganggu dengan teriakan di dalam bus tim.

“Dia biasa pindah tempat duduk sejauh mungkin dari kami,” kenang Rooney sambil tertawa.

Kritik untuk West Ham

Selain bernostalgia, Rooney juga menyinggung kondisi West Ham United yang tengah berada dalam tekanan besar setelah hanya meraih satu kemenangan dari lima laga awal Premier League 2025/26.

Menurutnya, masalah utama The Hammers bukan sekadar performa pelatih Graham Potter, melainkan kegagalan klub membangun pondasi yang jelas.

“Kalau klub ingin punya fondasi yang baik, mereka tidak bisa terus-menerus berganti manajer,” tegas Rooney.

“Ketika manajer baru masuk, butuh waktu melepas dan merekrut pemain. Kalau tidak ada hasil, manajer itu pergi dan semuanya kembali ke titik nol.”

Potter, yang ditunjuk Januari lalu menggantikan Julen Lopetegui, kini disebut berada di bawah pengawasan ketat manajemen.

Halaman Selanjutnya
img_title