Performa Emil Audero: Kebobolan di Klub, Kokoh di Timnas

Emil Audero
Sumber :
  • id.pinterest.com

VIVASoccer – Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menunjukkan performa kontras antara level klub dan tim nasional.

img_title Nasib Emil Audero di Timnas Pasca Hijrah Rayo Vallecano jelang ASEAN Cup 2026

Bersama Cremonese, ia sudah kebobolan tiga kali di dua laga Serie A.

Namun, saat membela Skuad Garuda, Audero justru tampil kokoh dengan catatan nirbobol beruntun.

img_title Garansi Benteng Garuda: Maarten Paes dan Emil Audero Jadi Kiper ASEAN Cup 2026

Emil kembali dipercaya sebagai starter kala Indonesia menghadapi Lebanon pada FIFA Matchday, Senin (8/9/2025), di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Laga berakhir imbang 0-0, dan Audero sukses menjaga gawangnya dari kebobolan.

img_title Strategi Timnas Indonesia: Bintang Serie A dan Ligue 1 Tatap FIFA ASEAN Cup 2026

Hasil tersebut melengkapi catatan apiknya usai sebelumnya juga menjaga gawang tetap bersih ketika Indonesia menang 6-0 atas Taiwan.

Dalam dua laga itu, kiper berusia 28 tahun ini mencatat total empat penyelamatan.

Kontras dengan Penampilan di Cremonese

Berbeda dengan performanya di timnas, Audero belum mencatat clean sheet bersama Cremonese musim ini.

Gawangnya jebol satu kali saat menghadapi AC Milan pada pekan pertama Serie A, meski klub promosi tersebut menang 2-1.

Pada pekan kedua, gawangnya kembali ditembus dua kali saat Cremonese menghadapi Sassuolo.

Andrea Pinamonti dan Domenico Berardi mencetak gol, sebelum Manuel De Luca menyelamatkan kemenangan 3-2 di menit akhir.

Dengan begitu, sejauh ini Audero sudah kebobolan tiga kali tanpa satu pun nirbobol bersama klub.

Target Clean Sheet Pertama di Serie A

Meski demikian, performa tangguhnya di bawah mistar Timnas Indonesia menjadi modal penting bagi Audero.

Ia diharapkan bisa menularkan catatan positif itu ketika kembali memperkuat Cremonese.

Kesempatan tersebut terbuka saat I Grigiorossi melakoni giornata ketiga Serie A menghadapi Hellas Verona pada Senin (15/9/2025) mendatang.

Audero diyakini tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar.