Cremonese Menang Tipis 3-2 Atas Sassuolo, Emil Audero Tampil Superior
- dok@idextratime
VIVASoccer – Cremonese berhasil meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Sassuolo pada pekan kedua Liga Italia 2025.
Laga ini menjadi sorotan karena mempertemukan dua pemain Timnas Indonesia, Emil Audero dan Jay Idzes, yang saling berhadapan langsung di Stadion Giovanni Zini, Jumat (29/8/2025).
Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil agresif. Sassuolo sempat mendapatkan peluang pertama melalui sundulan Andrea Pinamonti, tetapi berhasil digagalkan Emil Audero dengan refleks cepatnya.
Penjaga gawang kelahiran Mataram itu kembali menunjukkan ketangguhannya dengan menepis tembakan keras Pinamonti pada menit ke-31.
Cremonese kemudian membuka keunggulan pada menit ke-37 melalui gol Filippo Terracciano yang memanfaatkan umpan sepak pojok Jari Vandeputte.
Hanya berselang dua menit, tuan rumah menggandakan skor lewat serangan balik cepat yang dimotori Alessio Zerbin.
Ia memberikan crossing kepada Antonio Sanabria, yang kemudian mengoper kepada Franco Vazquez untuk melakukan tap-in tepat di depan gawang.
cremonese vs sassuolo
- dok@idextratime
Sassuolo mencoba membalas, tetapi Audero kembali menjadi tembok kokoh di bawah mistar dengan dua penyelamatan penting sebelum jeda, menahan tembakan jarak jauh Domenico Berardi serta peluang emas Pinamonti.
Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Sassuolo meningkatkan intensitas serangan. Pinamonti memperkecil ketertinggalan pada menit ke-64 setelah memanfaatkan umpan Cristian Volpato.
Berardi kemudian menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui eksekusi penalti pada menit ke-73 usai Alieu Fadera dilanggar di kotak terlarang.
Drama berlanjut di penghujung laga. Cremonese akhirnya memastikan kemenangan lewat penalti Manuel De Luca di masa injury time, setelah Fadera melanggar Romano Floriani Mussolini.
Eksekusi sempurna De Luca menutup laga dengan skor 3-2 untuk Cremonese.
Hasil ini membuat Cremonese kokoh di puncak klasemen sementara Liga Italia dengan enam poin dari dua laga, sedangkan Sassuolo harus puas berada di dasar klasemen tanpa satu pun poin.
Bagi Emil Audero, laga ini menjadi panggung pembuktian kualitasnya sebagai kiper andalan, sementara Jay Idzes masih perlu bekerja keras memperkuat lini belakang Sassuolo.**