4 Pemain Diaspora Resmi Merumput di Super League, Siap Perkuat Liga Super 2025/26
VIVASoccer – Super League Indonesia musim 2025/26 dipastikan semakin panas dengan kedatangan sejumlah pemain diaspora.
Empat pilar Timnas Indonesia yang sebelumnya berkarier di luar negeri kini resmi kembali ke Tanah Air dan bergabung dengan klub-klub papan atas.
Kehadiran mereka diharapkan tidak hanya memperkuat tim masing-masing, tetapi juga meningkatkan daya saing dan kualitas kompetisi secara keseluruhan.
1. Jordi Amat Gabung Persija Jakarta
Jordi Amat, Pemain Baru Persija Jakarta
- Persija Jakarta
Jordi Amat, bek andalan Timnas Indonesia, akhirnya memilih berlabuh ke Persija Jakarta. Pengalamannya yang luas di kompetisi Eropa diharapkan dapat menjadi kunci untuk memperkokoh lini belakang Macan Kemayoran.
Langkah ini dinilai strategis untuk ambisi Persija bersaing di papan atas Liga Super musim ini.
2. Rafael Struick Perkuat Lini Depan Dewa United
Rafael Struick
- Dewa United
Penyerang muda Rafael Struick kini resmi berseragam Dewa United. Dikenal dengan kecepatan dan insting mencetak gol yang tajam, Struick diproyeksikan menjadi ujung tombak Banten Warriors. Kehadirannya menambah kekuatan lini serang Dewa United dalam menghadapi persaingan ketat.
3. Jens Raven Resmi Menuju Bali United
Jens Raven
- PSSI
Bali United juga tidak mau kalah dalam perburuan pemain diaspora. Mereka sukses mendatangkan Jens Raven, penyerang muda berbakat.
Raven diharapkan bisa cepat beradaptasi dan menjadi mesin gol baru bagi Serdadu Tridatu di Stadion Kapten I Wayan Dipta, menambah pilihan di lini depan Bali United.
4. Persib Bandung Datangkan Thom Haye
Kejutan besar datang dari Persib Bandung, yang berhasil merekrut gelandang serang Thom Haye.
Dengan visi bermain dan kreativitasnya, Haye dipercaya akan membuat lini tengah Maung Bandung semakin solid dan berbahaya. Rekrutmen ini mempertegas ambisi Persib untuk meraih gelar juara musim ini.
Keputusan keempat pemain ini untuk kembali dan berkarier di Indonesia bukan hanya menguntungkan klub, tetapi juga memberikan dampak positif bagi Timnas Indonesia.
Mereka akan mendapatkan waktu bermain reguler di liga domestik, yang sangat penting untuk menjaga performa dan kesiapan menuju agenda Timnas di masa depan.
Kedatangan mereka diyakini akan mendorong klub-klub lain untuk meningkatkan standar permainan, menjadikan Super League 2025/26 sebagai salah satu musim terbaik dalam sejarah sepak bola Indonesia.*