Efek Domino Striker: Liverpool, Chelsea, dan MU Saling Berebut Target
- SkySports
VIVASoccer – Bursa transfer musim panas ini dipenuhi dengan perebutan striker, di mana sejumlah klub besar Premier League saling berebut target hingga menciptakan efek domino yang rumit.
Chelsea menjadi salah satu tim pertama yang bergerak cepat dengan mendatangkan Liam Delap dari Ipswich Town dan João Pedro dari Brighton.
Tak lama berselang, Arsenal meresmikan transfer Viktor Gyökeres dari Sporting CP, sementara Liverpool mengamankan tanda tangan Hugo Ekitike dari Eintracht Frankfurt.
Situasi semakin panas ketika Liverpool mencoba mendatangkan Alexander Isak dari Newcastle United.
Namun, Isak justru menyatakan secara terbuka bahwa dirinya sudah tidak ingin melanjutkan karier di Newcastle.
Masalahnya, Newcastle sendiri sebenarnya sempat mengincar Ekitike sebagai calon pengganti Isak.
Akan tetapi, rencana itu gagal karena sang striker lebih dulu direbut Liverpool.
Artinya, Newcastle kini tidak punya pengganti Isak, justru karena pemain yang mereka incar kini memperkuat tim yang sedang berusaha memboyong Isak.
Newcastle kemudian mencoba membidik Benjamin Sesko dari RB Leipzig.
Namun, lagi-lagi rencana itu buyar setelah Manchester United ikut terlibat dan berhasil mendatangkan Sesko.
Padahal, kemungkinan besar MU tidak akan bergerak jika sebelumnya sudah mendapatkan striker seperti Delap, Gyökeres, atau Ekitike.
Nama Darwin Núñez pun sempat dikaitkan dengan Newcastle karena dianggap cocok dengan gaya transisi cepat ala Eddie Howe.
Akan tetapi, Liverpool menolak melepas striker Uruguay itu ke sesama klub Premier League.
Di sisi lain, peminat utama Núñez, Napoli, mundur karena tidak sanggup memenuhi banderol transfer dan gaji tinggi yang diminta Liverpool.
Alhasil, Núñez justru pindah ke Al Hilal di Liga Arab Saudi.
Kondisi ini makin menarik karena secara tidak langsung, dana €53 juta dari Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi digunakan untuk membawa Núñez ke Al Hilal.
Namun, di saat bersamaan, Liverpool sedang berusaha mencari pengganti yang kebetulan bermain untuk Newcastle, klub yang juga dimiliki PIF.
Isak masih mungkin menuju Liverpool karena Chelsea kini sudah memiliki Delap dan Pedro.
Hal itu membuat posisi Nicolas Jackson di Stamford Bridge terancam dan bisa saja dilepas ke Newcastle sebagai pengganti Isak.
Meski demikian, kepindahan Isak tetap penuh tanda tanya. Manchester United baru saja menambah dua penyerang pendukung, yakni Bryan Mbeumo dari Brentford dan Matheus Cunha dari Wolves.
Kondisi ini membuat Brentford enggan melepas Yoane Wissa yang masuk radar Newcastle, begitu pula Wolves yang tak ingin kehilangan Jørgen Strand Larsen.
Namun, peluang bisa terbuka karena Brentford baru saja mendapatkan Dango Ouattara dari Bournemouth.
Sementara itu, kejutan besar juga terjadi di Serie A. Striker Napoli, Victor Osimhen, yang dua tahun lalu finis di urutan kedelapan Ballon d’Or, resmi pindah ke Galatasaray dengan nilai transfer €75 juta.
Dengan begitu banyaknya pergerakan striker di bursa transfer kali ini, hampir semua langkah saling berkaitan.
Satu transfer bisa memicu transfer lainnya. Namun, satu pertanyaan besar masih tersisa: dengan segala perputaran pemain ini, apakah tim-tim besar tersebut benar-benar menjadi lebih kuat