Strategi 3-4-3 Ruben Amorim di Manchester United Efektif atau Justru Blunder?
- YouTube
VIVASoccer – Situasi Manchester United semakin mencekam setelah start buruk di Liga Inggris musim ini. Formasi 3-4-3 andalian Ruben Amorim mulai dipertanyakan efektivitasnya dengan materi pemain yang ada saat ini.
Manchester United kembali jadi sorotan publik dengan performa mengecewakan awal musim. Formasi 3-4-3 Ruben Amorim menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar.
Setan Merah hanya meraih satu poin dari dua laga perdana Liga Inggris. Manchester United kalah dari Arsenal dan imbang melawan Fulham dengan formasi 3-4-3.
Ruben Amorim tetap mempertahankan formasi 3-4-3 sejak musim lalu. Manchester United tampak kesulitan beradaptasi dengan skema taktik tersebut.
Posisi ke-15 musim lalu menjadi pencapaian terburuk dalam sejarah modern Manchester United. Formasi 3-4-3 dinilai tidak cocok dengan karakteristik pemain yang ada.
Manchester United
- -
Skuad Manchester United sebenarnya dihuni banyak pemain berkualitas tinggi. Formasi 3-4-3 membuat mereka tidak bisa tampil maksimal sesuai kemampuan.
Banyak pihak mulai mendesak Ruben Amorim agar lebih fleksibel dalam strategi. Manchester United butuh perubahan formasi 3-4-3 untuk hasil yang lebih baik.
Laga kontra Burnley di Old Trafford akan menjadi ujian besar. Manchester United perlu meninggalkan formasi 3-4-3 jika ingin meraih kemenangan perdana.
Pertanyaan besarnya apakah Amorim berani mencoba skema baru selain formasi 3-4-3. Manchester United butuh solusi cepat untuk keluar dari krisis ini.
Manchester United menghadapi masalah serius dengan formasi 3-4-3 Ruben Amorim yang dinilai kurang efektif. Setan Merah perlu evaluasi mendalam untuk menemukan sistem taktik yang lebih cocok dengan karakteristik pemain.****